KUDUS, Joglo Jateng – Keceriaan terpancar dari wajah puluhan siswa saat mengikuti rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan Kudus di kawasan Ngembalrejo, belum lama ini. MI NU Roudlotul Wildan mengambil langkah inovatif dengan menggelar program keagamaan yang dipadukan dengan aktivitas kepramukaan selama dua hari, yakni Jumat (20/2/26) hingga Sabtu (21/2/26).
Kepala MI NU Roudlotul Wildan Ngembalrejo, Ambar Sri Gunawan menjelaskan, program yang telah berjalan rutin sejak 2022 ini sengaja dijadwalkan pada awal bulan puasa. Strategi waktu ini dipilih agar para siswa nantinya bisa kembali fokus menghadapi ulangan tengah semester, sementara para guru memiliki jeda waktu untuk mempersiapkan agenda perayaan Idulfitri.
Kolaborasi Unik Kurikulum Spiritual dan Pramuka
Berbeda dari pesantren kilat pada umumnya, MI NU Roudlotul Wildan secara khusus menggandeng Kwartir Ranting (Kwaran) Bae untuk menyuntikkan nilai-nilai kepanduan. Kolaborasi ini dirancang agar semangat kedisiplinan siswa tidak luntur meskipun sedang berpuasa.
“Jangan sampai ada kesan, di bulan Ramadan kegiatan pramuka itu tertidur atau vakum,” tegas Ambar saat dimintai keterangan.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa seluruh rangkaian acara dibangun di atas pilar kurikulum Panca Cinta (KMA 1503). Kelima pilar tersebut meliputi:
- Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
- Cinta kepada sesama manusia.
- Cinta terhadap ilmu pengetahuan.
- Cinta kepada tanah air.
- Cinta dan peduli pada diri sendiri.
“Keseimbangan antara kegiatan spiritual dan fisik itu penting. Puasa justru bisa membentuk tubuh menjadi lebih sehat karena organ yang biasanya terus bekerja diberikan waktu istirahat,” imbuhnya.










