Cegah Stunting Sejak Dini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Edukasi 37 Ibu Balita di Kejajar

WONOSOBO, Joglo Jateng – Kepedulian terhadap masa depan anak ditunjukkan oleh Mahasiswa KKN MMK Posko 3 melalui kegiatan sosialisasi pencegahan stunting di Kelurahan Kejajar, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (5/2/2026).

Mengusung tema “Cegah Stunting Sejak Dini, Wujudkan Generasi Berkualitas”, kegiatan ini digelar di GOR Kelurahan Kejajar dan diikuti 37 ibu balita.

Program yang merupakan bagian dari Divisi Pendidikan, Sosialisasi, dan Keagamaan tersebut terselenggara atas kerja sama mahasiswa KKN dengan bidan kelurahan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi masih tingginya angka stunting di Kabupaten Wonosobo yang mencapai 23,9 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.

Angka tersebut menjadi perhatian serius, mengingat stunting dapat berdampak pada pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif anak dalam jangka panjang.

Karena itu, edukasi kepada para ibu dinilai penting sebagai langkah preventif yang berkelanjutan.

Materi pertama disampaikan oleh Laily Hidayatun Nafi’ah yang memaparkan pengertian stunting, prevalensi, tanda-tanda, penyebab, hingga dampaknya bagi tumbuh kembang anak.

Selanjutnya, Dwi Astuti menjelaskan berbagai intervensi pencegahan, pentingnya pemberian MP-ASI yang tepat, serta urgensi asupan protein hewani bagi anak usia dini.

Agar materi lebih mudah dipahami, penyampaian dilakukan dengan bantuan media PowerPoint.

Selain itu, peserta juga mendapatkan buku resep MP-ASI sebagai panduan praktis untuk diterapkan di rumah.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui metode ceramah yang dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan.

Salah satunya Ibu Enny yang menanyakan apakah anak yang terlahir pendek dapat langsung dikategorikan sebagai stunting.

Pertanyaan tersebut kemudian dijelaskan bahwa stunting tidak hanya dilihat dari tinggi badan saat lahir, melainkan berdasarkan pengukuran panjang atau tinggi badan menurut usia sesuai standar pertumbuhan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN berharap para ibu balita dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Upaya pencegahan stunting pun diharapkan dapat dilakukan secara konsisten demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang. (*).