Bupati Anom Serahkan Bantuan Rp 74 Juta untuk Keluarga Korban Longsor Pemalang

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyerahkan papan simbolis santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga almarhum korban tanah longsor.
SIMBOLIS: Penyerahan bantuan dilaksanakan di ruang peringgitan Kantor Bupati Pemalang, Rabu (4/3/2026). (HUMAS/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro menyerahkan santunan kematian dan bantuan kelangsungan belajar kepada keluarga almarhum Aksinudin, seorang korban longsor Pemalang. Bencana alam yang kerap menimpa wilayah perbukitan memang seringkali menyisakan kerentanan ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan, sehingga jaring pengaman sosial menjadi sangat krusial.

Penyerahan bantuan jaminan sosial tersebut dilaksanakan secara langsung di ruang peringgitan Kantor Bupati Pemalang, Rabu (4/3/2026).

Keluarga almarhum yang berasal dari Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul itu menerima santunan uang tunai sebesar Rp 74 juta. Selain itu, pemerintah juga menjamin pendidikan kedua anak almarhum yang kini duduk di bangku kelas IV SD dan kelas XII SMA.

Anak-anak almarhum dipastikan berhak mendapatkan fasilitas beasiswa pendidikan penuh hingga menyentuh jenjang perguruan tinggi.

Bupati Anom menyampaikan belasungkawa terdalam sekaligus menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir memberikan perlindungan nyata. Almarhum yang sehari-hari mengabdi sebagai penjaga sekolah tersebut diketahui terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kepesertaannya masuk dalam payung program perlindungan pekerja rentan yang iurannya dibiayai langsung oleh APBD Kabupaten Pemalang.

“Atas musibah ini, keluarga menerima santunan kematian serta jaminan pendidikan bagi putra-putri almarhum hingga perguruan tinggi. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan kehidupan keluarga yang terdampak,” ujar Anom.

Perluas Cakupan Pekerja Informal

Saat proses penyerahan, Bupati turut didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi (DTKPT) Umroni serta Kalak BPBD Agus Ikmaludin. Ke depan, Pemkab Pemalang berkomitmen untuk terus memperluas cakupan jaminan sosial.

Perluasan jangkauan ini akan dieksekusi melalui dukungan APBD maupun kolaborasi strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sasarannya kelak juga akan menyentuh para relawan kebencanaan yang terdaftar resmi di BPBD Kabupaten Pemalang.

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan baru yang muncul akibat musibah atau kecelakaan kerja yang mendadak.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pemalang, Diyah Lestari Hidayanti, membenarkan pencairan manfaat tersebut. Hal ini bisa terwujud karena status kepesertaan almarhum tidak pernah putus dan terus berkelanjutan.

Diyah mencatat, sepanjang tahun lalu, sebanyak 19.242 pekerja sektor informal di Kabupaten Pemalang telah sukses didaftarkan dalam program jaminan ini. Komitmen besar pemerintah daerah itu bahkan sukses membawa Pemalang meraih penghargaan inovasi pelindungan pekerja tingkat provinsi. (hms/iza/rds)