Kudus  

‎UMK Kurban Tanpa Sapi, Tegaskan Nilai Toleransi dan Warisan Sunan Kudus

‎GOTONG ROYONG: Prosesi pelaksanaan pemotongan hewan kurban di UMK pada Senin (9/6/2025). (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menunjukkan komitmennya terhadap nilai toleransi dan kepedulian sosial melalui pelaksanaan kurban Iduladha 1446 Hijriah, Senin (9/6/2025). Berbeda dari kebanyakan, tahun ini UMK menyembelih 4 ekor kerbau dan 9 ekor kambing tanpa satu ekor sapi pun.

‎‎Pilihan ini bukan tanpa alasan, Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono menjelaskan, langkah tersebut selaras dengan ajaran Sunan Kudus yang sejak dahulu mengajarkan pentingnya menjaga harmoni antar umat beragama. Terutama terhadap umat Hindu yang menganggap sapi sebagai hewan suci.

‎‎“Kami sengaja tidak menyembelih sapi sebagai bentuk penghormatan atas nilai-nilai toleransi yang diajarkan oleh Sunan Kudus. Ini adalah warisan budaya dan spiritual yang kami jaga sebagai bagian dari identitas lokal,” ujar Prof. Darsono.

‎‎Kegiatan kurban digelar di Lapangan Basket UMK dan dihadiri oleh civitas akademika serta masyarakat sekitar. Sebelumnya, shalat Iduladha telah dilaksanakan pada Jumat (6/6/2025), bertepatan dengan 10 Dzulhijjah.

‎‎Tak sekadar seremonial keagamaan, momentum ini dimaknai UMK sebagai kesempatan menanamkan nilai-nilai sosial, spiritual, dan edukatif kepada seluruh elemen kampus dan masyarakat.

‎‎Sementara itu, Ketua Panitia Kurban, Dr. Khamdun, menuturkan, kegiatan ini menjadi cermin semangat gotong royong dan wujud nyata kontribusi kampus terhadap masyarakat sekitar. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami pentingnya toleransi, solidaritas, dan pengabdian kepada sesama di tengah perbedaan.

‎‎“Alhamdulillah, penyembelihan dan distribusi daging berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Kami ingin nilai ibadah ini tidak hanya berhenti pada simbolis, tapi benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat,” tuturnya. (adm/iza)