Kudus  

Talenta Muda Sepak Bola Putri Muncul di Kudus, PSSI Siap Poles!

Kompak: Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat berswafoto dengan para pemain sepak bola putri di Stadion Super Soccer Arena, Kudus pada Sabtu (12/7). (ADAMNAUFALDO/JOGLO JATENG).

KUDUS, Joglo Jateng – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan optimismenya terhadap masa depan sepak bola putri Indonesia saat menyaksikan langsung pertandingan semifinal HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars yang digelar di Kudus.

Bersama FIFA Director of Special Projects Theodore Giannikos, Coach Mochi, dan Wamen PPPA Veronica Tan, Erick menilai kompetisi ini sebagai bukti konkret bahwa, pembinaan sepak bola putri di Indonesia terus bergerak ke arah yang benar.

Menurutnya, turnamen hasil kolaborasi PSSI, dan pihak swasta ini sejalan dengan peta jalan (roadmap) pengembangan sepak bola nasional, khususnya pada level usia dini dan putri.

Ia menekankan pentingnya membangun fondasi yang kuat melalui kompetisi yang rutin, berjenjang, dan merata di seluruh penjuru Indonesia.

“Ini bukan sekadar turnamen, tapi bagian dari keseriusan kami membangun ekosistem sepak bola putri. Talenta ada, tapi butuh pembinaan dan kompetisi yang berkelanjutan. HYDROPLUS Piala Pertiwi ini adalah tahap awal yang sangat menjanjikan,” ungkapnya, Sabtu (12/7).

Melalui kejuaraan ini, PSSI akan menyeleksi pemain-pemain muda yang akan disiapkan untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia.

Termasuk di ajang internasional seperti AFF U-16.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menyelenggarakan kompetisi ini hingga tahun 2027 mendatang.

“Insya Allah dari ajang ini akan lahir pemain timnas yang bisa berbicara banyak di level internasional. Tapi semuanya harus melalui proses. Tidak bisa instan,” tegasnya.

Senada dengan Erick, President Director Djarum Foundation Victor Rachmat Hartono menyatakan bahwa turnamen ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan yang dimulai sejak 2023 melalui MilkLife Soccer Challenge.

Ia mengaku terkesan dengan talenta-talenta muda yang muncul, bahkan dari luar Pulau Jawa.

“Melihat langsung bakat-bakat dari berbagai daerah, saya semakin yakin Indonesia punya potensi besar. Tinggal bagaimana PSSI memoles mereka menjadi pemain timnas yang tangguh,” pungkasnya. (adm).