KUDUS, Joglo Jateng – Perjalanan panjang Audisi Umum Bulutangkis 2025 akhirnya mengantarkan 50 pebulutangkis muda ke tahap karantina. Salah satunya adalah Kadek Devandra Amertha, atlet asal Badung, Bali yang sukses meraih Super Tiket jalur turnamen dikategori KU-12.
Dari total 50 peserta yang melangkah, 18 atlet berasal dari jalur kompetisi turnamen dan 32 lainnya adalah pilihan langsung Tim Pencari Bakat. Seluruhnya akan menjalani karantina selama empat minggu di asrama.
Devandra tampil gemilang saat menyingkirkan Raynard Foster Taygen asal Medan lewat kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-18. Bermain atraktif sekaligus ulet dalam mengumpulkan poin menjadi kunci keberhasilan putra Bali itu melaju ke babak karantina.
“Pastinya senang sekali karena ini pertama kali saya ikut Audisi Umum dan langsung bisa meraih Super Tiket. Orang tua saya juga bangga dengan pencapaian ini. Walaupun harus jauh dari mereka, saya sudah bertekad menjalani karantina dan berusaha keras agar bisa masuk PB Djarum,” katanya, Sabtu (12/9/2025).
Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin menegaskan bahwa raihan Super Tiket hanyalah awal dari perjalanan panjang para atlet. Menurutnya, karantina menjadi ujian sesungguhnya untuk mengukur kemampuan, mental, dan karakter setiap peserta.
“Super Tiket bukan tanda akhir perjuangan, tetapi langkah awal. Di asrama nanti, mereka harus cepat beradaptasi dengan pola latihan dan kehidupan sehari-hari. Di situlah akan terlihat kualitas, disiplin, dan daya juang yang sesungguhnya. Bagi yang belum mendapatkan Super Tiket, jangan berkecil hati,” ujarnya.
Ia menambahkan, para atlet yang lolos akan dinilai tidak hanya dari teknik dasar dan fisik, tetapi juga mentalitas, kesehatan, serta karakter saat menjalani program pembinaan. Semua itu menjadi standar penting yang harus dipenuhi. (adm/rds).










