KUDUS, Joglo Jateng – Banjir yang melanda Kabupaten Kudus selama dua pekan terakhir sudah berangsur surut. Seluruh pengungsi kini sudah kembali ke rumah masing-masing.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Mundir mengatakan, para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Hal ini sesuai dengan data yang ada di BPBD Kudus.
“Sesuai rekapitulasi grafik pengungsi bencana banjir, per Minggu (15/1) jumlah pengungsi sudah nol atau tidak ada,” ucapnya secara singkat.
Menurut data, per Sabtu (14/1) lalu masih ada dua kecamatan yang masih mengungsi. Yakni Kecamatan Undaan dan Kecamatan Jati.
Dengan total di Kecamatan Undaan ada sebanyak 153 jiwa dan Kecamatan Jati sebanyak 197 jiwa. Namun, per Minggu (15/1) seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.
Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo akan menindaklanjuti arahan dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Yakni untuk segera menormalisasi Sungai Wulan dan mengganti pompa air dengan kapasitas menjadi lebih besar.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pak menteri, dengan menjelaskan semua permasalahan yang ada. Kami juga diberi masukan dan solusi untuk mengatasi banjir yang terjadi di Kudus,” tuturnya.
Adapun permasalahan yang terjadi, yakni sedimentasi Sungai Wulan yang dianggap menjadi biang terjadinya banjir di Kudus. Maka dari itu, akan dinormalisasi di tahun ini dengan total anggaran sebesar Rp 1,4 triliun dengan panjang 47 kilometer. (sam/fat)










