Kudus  

Larangan Lato-lato di Sekolah Belum Dikeluarkan

ILUSTRASI: Seorang pelajar SD tengah memainkan latto-latto. (SHELA MEYLANI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Beberapa daerah telah melarang membawa dan memainkan lato-lato di sekolah. Namun hingga kini, Dinas Pendidikan, dan Kepemudaan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus masih belum ada pelarangan. Karena belum ada dasar dan belum ada data kasus atau kecelakaan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, dan Kepemudaan Olahraga (Disdikpora) Anggun Nugroho menjelaskan, sejauh ini sudah ada beberapa sekolah di Kudus yang melarang membawa dan memainkan lato-lato di sekolah. Seperti di Sekolah Dasar (SD) 1 Jati Kulon.

“Sejauh ini ada beberapa sekolah yang sudah melarang lato-lato dibawa ke sekolah itu SD 1 Jati Kulon. Mungkin karena efek bising,” ungkapnya.

Meski begitu, sampai kini dari Disdikpora Kudus belum ada pelarangan. Pihaknya menyampaikan, hal itu dikarenakan pelarangan latto-latto belum ada dasarnya. Misalnya pusat memberikan larangan, tentu pihaknya menindaklanjuti dengan surat edaran.

“Dulu juga kan pernah ada, permainan pokemon go dilarang. Karena kan banyak yang menimbulkan kecelakaan. Nah sampai kini latto-latto mungkin berbahaya bisa terkena kepala, tapi belum ada data yang menyebutkan riskan untuk keamanan anak-anak,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan, harusnya berbagai mainan memang tidak diperbolehkan ketika jam pelajaran. Namun, tentu kondisi dan situasi masing-masing sekolah dan pelajarnya berbeda-beda. Jadi, biar sekolah masing-masing menyikapi secara mandiri sesuai dengan kondisi mereka.

“Saya rasa ini lebih tidak nyaman didengar karena bising. Mungkin kalau dimainkan sendiri ini bisa meningkatkan fokus anak-anak. Tapi kalau dimainkan secara bersamaan ini suaranya bising dan mengganggu kenyamanan,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk itu, sekolah bisa menyikapi permainan lato-lato ini secara mandiri sesuai dengan kondisi dan kebijakan masing-masing sekolah. Kebijakan secara kabupaten mungkin akan keluar kalau ada hal yang sifatnya masif. (mey/fat)