Pati  

3 Wisata Alam yang Lagi Ngetren di Pati

Bukit Naga Jolong
Bukit naga Jolong / jatengprov.go.id

LINGKARJATENG.COM, PATI – Bingung menghabiskan waktu di akhir pekan? Cobalah untuk menikmati obyek wisata alam, dijamin bisa bikin segar pikiran dan menghilangkan stres.

Nah, jika Anda sedang berada di Kabupaten Pati, tidak ada salahnya mengunjungi wisata alam di sana. Ada tiga destinasi wisata alam yang lagi ngetren di Pati. Ini daftarnya:

1. Bukit Naga

Bukit Naga terletak di kawasan Agrowisata Jolong II, Kecamatan Gembong. Pengelola awalnya memanfaatkan lahan dari aspek agrobisnis. Respons masyarakat untuk mengunjungi tempat tersebut ternyata sangat tinggi. Maka pengelola membuka kawasan tersebut sebagai obyek wisata.

Arah menuju ke lokasi obyek wisata kebun buah naga Jolong II cukup mudah. Dari kawasan wisata Gunungrowo yang berada di Desa Sitiluhur, naik ke atas sekitar beberapa kilometer saja, melewati jalan perkampungan.

Baca juga:  Parkirnya Bikin Macet, Swalayan Luwes Disebut tak Punya Dokumen Adalalin

2. Lorodan Semar

 

View this post on Instagram

 

#lorodansemar #lorodansemarkayen #pesonapati

A post shared by Novi Ikha (@noviikha28) on

Air terjun Lorodan Semar menjadi salah satu bukti pegunungan Kendeng menyimpan begitu banyak potensi wisata yang dikembangkan. Di sini, pengunjung bisa menikmati air terjun tiga tingkat, yang tentunya jarang ditemukan di tempat lain.

Selain itu, Lorodan Semar juga menawarkan kejernihan air khas pegunungan yang membuat wisatawan ingin segera berendam di alirannya. Pengunjung juga bisa memilih di tingkatan mana pengunjung ingin bermain air.

Baca juga:  BPBD Pati Sebut Sumur Dalam tak Berfungsi Saat Kemarau

Untuk menuju ke tempat yang mulai dikenal masyarakat sejak 2016 lalu ini, pengunjung bisa menyusuri jalan raya Pati-Kayen, kemudian menuju Desa Sumbersari. Sesampainya di desa tersebut, sudah banyak petunjuk arah yang akan membawa pelancong ke destinasi tersebut.

3.Gua Pancur

Gua Pancur yang berlokasi di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menyimpan keistimewaan wisata tersendiri. Obyek wisata Gua Pancur juga menyimpan cerita, sejarah, misteri, mitos dan legenda yang mendalam bagi warga setempat.

Untuk menyewa bebek kayuh di danau mini, pengunjung cukup mengeluarkan biaya Rp 15 ribu yang bisa ditumpangi hingga empat orang selama 15 menit. Untuk wisata susur goa, menjelajah keindahan pesona perut bumi gua sepanjang 8,27 kilometer, pengunjung cukup membayar Rp 20 ribu per orang. Dengan harga yang cukup murah, pengunjung sudah diberikan fasilitas berupa helm keamanan, jaket pengaman, dan guide.

Baca juga:  Niat Ambil Mobil Rentalan, Empat Orang Dihajar Massa di Sukolilo Pati Usai Diteriaki Maling

Gua Pancur mempunyai panjang kurang lebih 736 m jarak dari mulut gua. Ada sumber air panas dalam gua dan stalakmit yang indah dengan debit air di dalam gua kurang lebih 40 liter/detik.