Selalu Melampaui Target, Pengerjaan City Walk Kudus Sesuai Jadwal

City Walk Kudus
CEK PEMBANGUNAN: Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kudus Arif Budi Siswanto didampingi Pelaksana Pembangunan City Walk Aji Joko Laksono saat meninjau pembangunan City Walk di Jalan Sunan Kudus. (ANTARA/ JOGLO JATENG)

KUDUS – Pembangunan kawasan pedestrian atau City Walk di Jalan Sunan Kudus, dipastikan sudah sesuai jadwal karena realisasinya selalu melampaui target. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kudus Arif Budi Siswanto.

“Pekan ini target pengerjaannya sebesar 29 persen, namun realisasinya mencapai 60 persen,” ujarnya belum lama ini.

Dengan realisasi pengerjaan tersebut, ia optimis proyek pembangunan tersebut bisa selesai tepat waktu, yakni pada tanggal 18 Desember 2020. Meski begitu, ia mengingatkan, di tengah cuaca yang mulai memasuki musim hujan perlu ada langkah antisipasi agar pekerjaanya bisa selesai tepat waktu.

Terkait dengan bahan-bahan material bangunan yang digunakan, sejauh ini sudah sesuai spesifikasi yang direncanakan sebelumnya.

Sementara itu, Pelaksana Pembangunan City Walk Jalan Sunan Kudus Aji Joko Laksono mengungkapkan dalam rangka memenuhi target penyelesaian pembangunan agar bisa sesuai jadwal, mulai Rabu (25/11) akan menambah hingga dua kali lipat pekerjanya.

Semula pekerja yang dilibatkan dalam pengerjaan pemasangan granit maupun pekerjaan lainnya hanya 40-an orang, kemudian ditambah menjadi 95 orang. Adanya tambahan pekerja tersebut untuk mempercepat proses pemasangan granit pedertrian atas, lampu pedestrian dan instalasi listrik.

Selain akan menambah jumlah pekerja, pelaksanaan pembangunan juga dikerjakan siang hingga malam pukul 10.00 WIB. Ia mengakui musim hujan memang mempengaruhi, namun sejauh ini pekerjaannya bisa memenuhi target.

Pembangunan kawasan pedestrian tersebut, dimulai dari pojok Alun-alun Kudus hingga jembatan Sungai Gelis di Jalan Sunan Kudus dengan panjang jalan sekitar 562 meter dengan lebar jalan eksisting rata-rata sekitar 22 meter.

Nantinya, akan dibangun menjadi dua ruas, yakni ruas utara dan ruas selatan.

Konsepnya “City Walk” tersebut, nantinya akan menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi pejalan kaki yang dilengkapi dengan berbagai ornamen yang menjadi simbol budaya khas Kudus. Sementara itu, keberadaan para PKL, yang berjajar di kawasan tersebut pada malam harinya akan menjadi magnet wisata baru di Kudus sehingga menjadi daya tarik wisata.(ara/akh)