SEMARANG – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menggelar “Pameran Omni UMKM Setu Minggu Lawang Sewu 2020”, selama dua hari Sabtu dan Minggu (27-28/11). Acara tersebut dapat dikunjungi secara offline di kompleks Lawang Sewu, Semarang dan melalui online KAI Wisata.
Ada sebanyak 39 stand yang menjajakan serta mengenalkan beragam jenis produk. Diantaranya oleh-oleh khas daerah, kerajinan tangan, fashion, tas, sepatu, dan lain-lain.
Humas PT KA Pariwisata, Ilud Siregar mengatakan, pihaknya bersama pihak Lawang Sewu memberikan program promo tiket gratis masuk lawang Sewu bagi Guru dan tenaga medis dari tanggal 16 s.d 30 November 2020.
“Ada tiket gratis yang kami sediakan khusus untuk tenaga medis dan para guru,” ujarnya.
Hingga hari Sabtu (28/11), guru maupun tenaga medis yang berkunjung ke Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa sudah mencapai kurang lebih 40 pengunjung, sedangkan rata-rata pengunjung yang hadir pada weekday dan weekend perharinya mencapai 500 hingga 1000 pengunjung.
Acara tersebut dilaksanakan dengan protokoil kesehatan secara ketat. Dengan mengedepankan pola tiga M (Menjaga Jarak, Memakai Masker, dan Mencuci Tangan).
Direktur Utama KAI Wisata Totok, Suryono menyampaikan, bahwa pihaknya selalu menyediakan fasilitas untuk higenitas para pengunjung. Fasilitas protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, thermogun, penekanan menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) diterapkan dalam pameran tersebut.
“Kami jalankan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung saat nanti berwisata dan mengikuti acara,” ujarnya.
Totok menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Serta, sebagai momentum kebangkitan para pengusaha lokal dan UKM seluruh Indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, pertumbuhan UMKM lokal dapat terbantu sehingga dapat membangkitkan perekonomian nasional.
“Kegiatan ini dapat memberikan insentif bagi UMKM di Indonesia untuk bisa berkomitmen mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dan mendukung penuh para pelaku UMKM Indonesia,” jelas Totok. (cr2/yos)










