PEMALANG – Kinerja Bawaslu Kabupaten Pemalang sedang diuji. Hal itu mengingat adanya tiga temuan dugaan money politics di daerah tersebut. Di mana, kasus pelanggaran pilkada itu sudah ke tahap pengkajian
“Besok sudah mulai mengundang saksi-saksi pihak terkait. Semuanya ada 3, yang malam pencoblosan itu belum ada laporan sampai saat ini. Ya walaupun tidak ada laporan tetap kami proses,” pungkasnya.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus pengawasan suara di tingkat kecamatan. Setelah itu baru fokus di tingkat kabupaten.
Sudadi melanjutkan, proses rekapitulasi suara Pilkada Pemalang secara serentak dimulai pada hari Kamis (10/12) ini dilakukan di masing-masing kecamatan. sejauh ini Bawaslu Pemalang belum mendapatkan laporan atau pun temuan pelanggaran dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2020.
“Kalau protokol kesehatan hari kemarin ya terpenuhi lah. Jadi tidak ada kerumunan, semua dilaksanakan sesuai protokol kesehatan ya pelaksanannya,” katanya.
Sementara itu terkait dugaan pelanggaran politik uang (money politic), Sudadi mengatakan Bawaslu Pemalang sudah mengantongi 3 laporan atau temuan. Sampai saat ini laporan tersebut masih dalam proses pengkajian.(cr1/fat)










