KUDUS – Terminal Wisata Bakalan Krapyak ditutup mulai 31 Desember sampai 2 Januari 2021 mendatang. Tempat parkir bus yang biasa membawa rombongan peziarah Makam Sunan Kudus ditutup untuk menghindari kerumunan di wilayah tersebut.
Koordinator Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus, Rosikan mengatakan, semua aktivitas didalamnya juga dihentikan. Termasuk pedagang dan ojek. Namun untuk petugas tetap memantau keadaan di kawasan terminal.
“Kita diperintahkan untuk menutup. Namun, kami selaku petugas di lapangan masih tetap siaga memantau keadaan di Terminal Bakalan Krapyak ini,” ucapnya, Selasa (29/12).
Adapun peziarah yang datang selama pandemi, berkurang dari sebelumnya. Pada akhir pekan, hanya ada sekitar 15 bus saja yang parkir.
“Sebelumnya itu di akhir pekan bisa mencapai 40 sampai 50 bus yang parkir. Kalau sekarang, hari biasa tidak sampai 10 bus. Peziarah pun yang datang hanya dari kota-kota sekitaran Kudus, dulu dari luar Jawa bahkan pernah juga dari Malaysia mas,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, protokol kesehatan juga diberlakukan pada setiap pengunjung yang memasuki daerah tersebut. Rosikan menyampaikan para peziarah mematuhi aturan yang diterapkan dengan baik.
“Tempat cuci tangan ada beberapa di tiap titik, petugas juga selalu mengingatkan dan menghimbau. Sering ada operasi penegakan juga dari kepolisian dan Satpol PP di sini,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Rosi ini mengharapkan agar pandemi segera berlalu. Sehingga nantinya banyak rombongan peziarah dari manapun dapat memenuhi parkir di Terminal Bakalan Krapyak.
“Berharap adanya peningkatan kedepannya mas. Rombongan semakin ramai, dan pandemi segera sirna,” imbuhnya.(sam/akh)










