Kudus  

Pemudik Kecamatan Jati Jalani Rapid Antigen

Tim Puskesmas Jati saat melaksanakan tes rapid antigen
PERIKSA: Tim Puskesmas Jati saat melaksanakan tes rapid antigen kepada pemudik yang sudah berada di Kecamatan Jati, Senin (10/5). (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Menjelang lebaran, Pemerintah Pusat melarang perantau untuk pulang kampung atau mudik. Akan tetapi masih banyak didapati masyarakat tetap pulang ke daerah asal. Seperti halnya di Kecamatan Jati, terdapat pemudik yang nekat untuk pulang.

Kepala UPTD Puskesmas Jati Ahmad Muhammad mengatakan, pihaknya melaksanakan pemeriksaan kepada pemudik yang nekat masuk ke lingkungan kerja Puskesmas Jati. Dengan melakukan tes rapid antigen kepada mereka yang didapati mudik.

“Kami lakukan tes rapid antigen bagi masyarakat yang nekat mudik. Untuk hasilnya sendiri Alhamdulillah per Minggu (9/5) ada 23 pemudik hasilnya negatif semua setelah dilaksanakan tes,” ucapnya.

Pihaknya melanjutkan, semua yang telah diperiksa tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat. Tes rapid antigen yang dilakukan itu pun gratis, tidak dipungut biaya sepersen pun oleh pihak puskesmas.

“Itu kami laksanakan gratis. Nantinya kami akan selalu berkoordinasi dengan kepala desa untuk bisa melaporkan warganya yang mudik. Sehingga dapat kami periksa. Demi kesehatan dan kenyamanan masyarakat bersama,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Jati, Andreas menjelaskan, per Minggu (9/5) malam total jumlah pemudik yang sudah berada di Kecamatan Jati ada 56 jiwa. Mereka akan diperiksa dan di tes rapid antigen sesuai dengan arahan dari Bupati Kudus HM Hartopo.

Walau demikian, pihaknya mengimbau agar masyarakat saat ini bisa bersabar terlebih dahulu dan tidak mudik. Sehingga upaya dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus bisa semakin menurun.

“Silaturahmi halal bi halal keluarga sebaiknya untuk saat ini melalui virtual saja, hal itu bisa dilaksanakan tanpa mengurangi makna lebaran. Supaya kita semua aman, dapat menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat setempat,” pungkas Andreas. (sam/fat)