Pati  

Ketersediaan Vaksin Hampir Habis

ONLINE: Bupati dan jajaran Forkompimda mengikuti rapat evaluasi PPKM Darurat yang digelar daring di aula pendopo, Senin (12/7). (ACHWAN A./JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Persediaan vaksin Sinovac di Kabupaten Pati hampir habis. Berdasarkan hitungan jumlah vaksin yang tersedia saat ini hanya cukup untuk 3 hari atau sampai Rabu (14/7) mendatang.

Hal itu diungkapkan Bupati Pati Haryanto dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Jawa Tengah yang digelar secara daring. Dalam laporan yang disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyebut hal tersebut dapat menghambat program vaksinasi secara umum.

“Stok vaksin yang ada di fasilitas kesehatan sudah menipis. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati stok vaksin di Pati saat ini tinggal 1.159 vial atau 11.590 dosis. Sedangkan Kebutuhan vaksin di Pati per hari mencapai 5.800 dosis,” terangnya, Senin (12/7).

Untuk itu ia menyampaikan permintaannya kepada pemerintah provinsi untuk segera mengupayakan penambahan stok vaksin. Pasalnya kini Kabupaten Pati menargetkan 200 sasaran untuk setiap Puskesmas per hari.

Dalam kesempatan itu, Haryanto juga menyampaikan apresiasinya kepada Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng yang telah membantunya dalam melakukan percepatan vaksinasi umum di wilayahnya. Kedua institusi tersebut menurutnya telah sangat mendukung program vaksinasi di sektor industri.

Menanggapi keluhan itu, Gubernur Jateng meminta stok vaksin yang dimiliki Kodam IV Diponegoro sebanyak 33.830 vial untuk didistribusikan terlebih dulu ke daerah-daerah. Ganjar juga menjanjikan akan segera berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan dan Menko Maritim & Investasi.

“Saya meminta bupati untuk tetap tenang. Permasalahan kekurangan vaksin juga terjadi di semua daerah. Tenang, jangan panik. Saya sendiri nanti setelah rapat ini yang akan menelpon dan koordinasi dengan pihak terkait mengenai percepatan suplai vaksin dari pusat untuk Jawa Tengah,” ucapnya. (cr4/fat)