Pati  

Waspadai Puting Beliung di Pergantian Musim

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Martinus Budi Prasetyo Waspadai Puting Beliung di Pergantian Musim (ACHWAN A./JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mengingatkan masyarakat akan bahaya bencana angin puting beliung di saat pergantian musim. Pasalnya wilayah Kabupaten Pati tergolong rentan mengalami bencana topan yang merubuhkan rumah dan bangunan terlebih wilayah Pati Selatan.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Martinus Budi Prasetyo menyatakan, meskipun tingkat kemunculannya kecil, bencana puting beliung sukar diprediksi. Ia menyebut bencana hembusan angin kencang tersebut tak hanya dapat merugikan secara material, namun juga mengancam keselamatan jiwa.

“Masyarakat harus tetap waspada terlebih pada saat pergantian musim. Karena ada potensi angin besar yang disebabkan karena adanya bentrokan antara udara hangat yang lembap dengan udara dingin yang kering. Tahun lalu sudah terjadi dibeberapa tempat,” terangnya Kamis (16/9).

Sejauh apa yang dicatat BPBD Pati, wilayah yang berpotensi dilewati angin beliung yakni Kecamatan Sukolilo, Gabus dan Pucakwangi. Seluruhnya ada di wilayah bagian selatan. Khususnya kerap melanda desa-desa yang memiliki hamparan sawah yang luas dan tidak memiliki pohon besar.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, angin besar merobohkan rumah di Sukolilo. Di Kecamatan Pucakwangi terjadi di Desa Bodeh. Baru-baru ini saja ada di Desa Gebang, Kecamatan Gabus ada pohon tumbang,” imbuhnya.

Martinus menyebut pertahanan paling efektif masyarakat dari angin besar yakni tanaman bambu di pinggiran desa. Namun akhir-akhir ini kesadaran untuk merawat dan melestarikan bambu sebagai perisai alami mulai menurun. “Seiring gundulnya hutan bambu di desa-desa, potensi bencana angin puting beliung setiap tahunnya semakin tinggi,” imbuhnya.

Ia menyatakan meski tidak dapat diprediski, bencana angin puting beliung memiliki tanda-tanda. Yakni apabila arah dan kecepatan angin yang semula bertiup stabil dari arah tertentu dengan kecepatan konstan, tiba-tiba pada siang atau sore hari berubah arah dan bertiup lebih kencang,

“Jika situasinya demikian masyarakat harus lebih waspada. Bisa jadi angin puting beliung berkekuatan besar akan datang. Kami mencatat tiap tahun ada kenaikan jumlah kejadian,” tandasnya. (ahw/fat)