Batang  

Dinkes Batang Imbau Aparat Desa Ajak Lansia Vaksinasi

Dinkes Batang
SUNTIK: Nampak para lansia sedang melakukan vaksinasi di Puskesmas Wonotunggal, belum lama ini. (HUMAS / JOGLO JATENG)

BATANG, Joglo Jateng – Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mengimbau aparat desa untuk mengajak lansia di wilayahnya melakukan vaksinasi. Hal tersebut, lantaran jumlah lansia yang divaksin, menjadi salah satu komponen penentu level PPKM.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Yuli Suyandaru mengatakan, bahwa persentase vaksinasi lansia di Kabupaten Batang baru mencapai 24 persen. Adapun total keseluruhan yang harus divaksin sebanyak 65.054 lansia.

“Sekarang baru kurang lebih 15.000 orang yang sudah divaksin. Untuk mencapai 50 persennya masih butuh sekitar 11.000 orang lagi,” paparnya.

Ia menerangkan, bahwa kesulitan vaksinasi untuk lansia adalah kesadaran dan kesediaan masyarakat yang kurang. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan bantuan dari banyak pihak untuk menggerakkan vaksinasi lansia.

“Mungkin kan sudah tua, tidak merasa butuh ya. Kadang ditawari aja tidak mau. Makanya dari tokoh masyarakat dan aparat desa kita minta, mengajak lansia-lansia untuk mau vaksin,” terangnya.

Pihaknya sudah melakukan upaya untuk mengutamakan vaksinasi lansia. Di antaranya kuota awal vaksinasi yang dikhususkan untuk lansia, serta adanya kode khusus bagi lansia yang vaksin di tempat-tempat umum. “Kalau lansia vaksin kita kasih kode khusus biar langsung, tidak perlu antre,” jelasnya.

Adapun upaya mendatangi langsung ke rumah lansia untuk vaksinasi saat ini belum dilaksanakan. Upaya yang sudah dilakukan Dinkes sebatas mendatangi desa-desa. Yuli menambahkan, bahwa kesadaran masyarakat secara umum untuk vaksin sudah tinggi, maka pihaknya meminta untuk masyarakat mengajak pula lansia agar mau vaksin.

“Kesadaran anak muda untuk vaksin itu sudah tinggi. Ini kalau lansia bisa ditarik bakal lebih bagus lagi,” ungkapnya.  (cr1/all).