Dukung Koperasi Sehat, Disnakerperinkopukm Kudus Adakan Pelatihan Keuangan

  • Bagikan
Disnakerperinkopukm Kudus
JELASKAN: Terlihat pemateri pelatihan tengah menyampaikan materi di salah satu hotel di Kudus, Selasa (26/10). Para peserta masing-masing diambil dari koperasi yang berbeda. (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Untuk mendukung berkembangnya koperasi sehat di Kabupaten Kudus, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) Kudus mengadakan pelatihan keuangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu hotel di Kudus, Selasa (26/10).

Kepala Disnaker Perinkop UKM Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk terus mendukung berkembangnya koperasi sehat. Pasalnya, agar dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang keuangan koperasi bagi pengelola.

“Karena pengelola masih butuh banyak pengetahuan mengenai koperasi, supaya kedepannya bisa lebih sehat. Diharapkan pengurus dan anggota dengan adanya kegiatan ini nantinya bisa mengelola koperasi dengan baik. Sehingga, hal-hal yang tidak diinginkan atau permasalahan tidak terjadi,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Koperasi Disnaker Perinkop UKM Kudus Supriyono menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari, mulai 25-28 Oktober 2021. Dengan jumlah peserta dari 25 koperasi yang berbeda di Kudus.

Baca juga:  Ayo Bayar PBB-P2, Kalau Telat Bisa Kena Denda Dua Persen Perbulan

“Pelatihan ini kami laksanakan selama empat hari berturut-turut, pesertanya kami ambil perwakilan dari koperasi-koperasi yang berbeda. Seperti ada yang dari KSP, KSU, KPRI, Kopkar, dan sebagainya,” terangnya

Adapun narasumber yang mengisi materi dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, berasal dari Lembaga Diklat Profesi (LDP) Sinar Muria Pati. Yakni H. Sadi S.Pd, SE, MM, Drs. Budiyono MM, Puji Astuti SE dan Drs. Edy Koeswantoro.

“Pelatihan diselenggarakan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) non fisik tahun 2021. Dengan begitu, harapannya bisa untuk meningkatkan mutu koperasi supaya lebih sehat dari yang sekarang. Baik dalam sisi pengelolaan keuangan maupun administrasinya,” pungkasnya. (sam/fat)

  • Bagikan