KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) Kabupaten Kudus pada 2022 ini akan menggelar 85 jenis pelatihan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Hal ini dilakukan, untuk membantu pemulihan perekonomian masyarakat di Kudus.
Kepala Disnaker Perinkop UKM Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, pelatihan yang dilakukan di Balai Latihan Kerja (BLK) pada Disnaker Perinkop UKM Kudus bertambah. Ada sebanyak 85 jenis pelatihan bagi buruh rokok dan keluarga buruh rokok.
“Di tahun ini ada sebanyak 85 jenis pelatihan, dan ada sebanyak 261 paket pelatihannya. Ini merupakan salah satu program pemanfaatan DBHCHT yang ditentukan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 215/2021 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi DBHCHT,” ucapnya.

Pelatihan ini, lanjutnya, sudah dijalankan sejak 18 Juli lalu. Saat itu kegiatan pelatihan dibuka secara langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kudus Mawar Hartopo. Dengan sasaran sesuai yang tertera dalam PMK yakni buruh rokok atau keluarga buruh rokok.
“Jenis pelatihannya meliputi berbagai bidang. Seperti pelatihan menjahit, membatik, make up artis, barista, desain grafis, komputer dan masih banyak lagi. Juga termasuk branding produk,” tuturnya.
Rini mengharapkan, dengan adanya pelatihan tersebut bisa bermanfaat bagi peserta. Sekaligus, untuk membantu membangkitkan kembali perekonomian di Kudus yang selama pandemi Covid-19 mengalami dampak.
“Dengan adanya pelatihan-pelatihan bagi buruh rokok ini dapat bermanfaat bagi mereka yang mengikuti. Yakni dalam mendapatkan kemampuan yang mampu digunakan di kedepannya,” pungkasnya. (sam/fat)










