Kudus  

Tawarkan Kelinci di Dandangan

UNIK: Tampak salah satu UMKM yang menjual hewan peliharaan yang imut dan lucu kelinci sedang menjual dagangannya, Minggu (19/3/2023). (MOHAMMAD YAZID ASYROFI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Ditengah banyaknya stand UMKM di tradisi dandangan yang dilaksanakan di Kabupaten Kudus, ada satu stand UMKM yang menjual hewan peliharaan yang lucu. Yaitu kelinci. Stand ini mencolok dibandingkan stand yang lainnya.

Pemilik UMKM tersebut Mustaqim menceritakan, ia baru pertama kali ikut berjualan dalam tradisi dandangan ini. Sebelum ikut berjualan di dandangan, ia biasanya berjualan ditempat wisata Kidangan.

Mustaqim berjualan dari sore sekitar pukul 16:00  sampai 22:00. Dalam sehari ia mengaku mendapatkan keuntungan yang lumayan besar. Keuntungan tersebut sudah dibagi dengan biaya yang ia keluarkan untuk merawat kelincinya.

“Kalo hari biasa paling banyak untung Rp 100 ribu. Kalau saat ini alhamdulillah lebih banyak dari itu” ujarnya.

Mustaqim mengungkapkan, dalam perawatan kelinci tidak begitu sulit. Hanya dikasih makan konsentrat, sayuran dan air minum yang bersih sudah cukup. Namun saat musim hujan ia menyarankan agar tidak diberi makan kangkung karena bisa membuat kembung.

Kelinci yang ia jual berbagai macam jenis. Misalnya New Zealand, rex karpet, bligon, anggora, dan masih banyak lagi. Untuk kelinci yang paling laris rex karpet. Karena harganya yang terjangkau dan perawatannya mudah.

Untuk kedepanya, ia berharap pihak terkait lebih mementingkan UMKM lokal seperti dirinya dari pada pedangan dari luar Kudus.

Salah satunya pembeli kelinci, Abid (10) mengungkapkan dirinya suka memelihara kelinci sejak satu tahun lalu. Setiap pulang sekolah ia sering bermain dengan kelinci kesangannya. Kali ini ia membeli satu pasang untuk dikembang biakkan.

“Abid memang suka dengan kelinci, dirumah sudah ada banyak. Namun setiap kali ia melihat ada yang jual kelinci mesti minta untuk beli. Tapi saya tidak keberatan untuk membelikannya. Sebab ini baik untuk kesibukannya dari pada anak saya keluyuran” ujar Nur Faizah ibu dari Abid. (cr6/fat)