Disdikbud Pemalang Ingatkan Sekolah tak Lakukan Pungli

Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Pemalang Sigit Joko Purwanto
Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Pemalang Sigit Joko Purwanto. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pemalang ingatkan seluruh tenaga pendidikan yang ada di seluruh sekolah baik SD dan SMP agar tidak melakukan 58 tindakan pungutan liar. Jika ditemukan ada tindakan tersebut, pihaknya akan langsung menindak dengan tegas siapa pun oknum yang melanggar.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Pemalang Sigit Joko Purwanto mengungkapkan, untuk menekan terjadinya pungutan liar yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab di sekolah, pihaknya mengingatkan 58 tindakan yang harus dihindari guru dan warga sekolah agar terhindar dari pungutan liar. Sebab bila ada yang melanggar, maka oknum itu akan dikenakan sanksi dari paling ringan teguran, hingga paling berat pencopotan jabatan ataupun status kepegawaian sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga:  Dukung UMKM, Dewan Dorong OPD Laksanakan Sobat Ikan

“Saya ingatkan seluruh warga sekolah terutama guru SD dan SMP tolong jangan melakukan pungutan liar yang merugikan orang tua siswa. Jika ada, akan kami tindak dengan aturan yang berlaku, karena kita sudah memberikan surat edaran berkali-kali,” ucapnya.

Ia menjelaskan, 58 tindakan yang masuk dalam kategori pungutan liar, namun ada beberapa yang masih sering mendapatkan laporan. Yaitu penjualan seragam, LKS, biaya perpisahan atau wisuda, dan infak. Di mana pihaknya secara resmi telah membuat surat edaran di setiap SD dan SMP untuk pelarangan kegiatan-kegiatan tersebut.

Baca juga:  Warga Keluhkan Sampah TPST Pelutan Tutup Akses Jalan

Lebih lanjut, Sigit menuturkan, masyarakat bisa langsung memberikan laporan ke Disdikbud Pemalang ketika menemukan tindakan-tindakan tersebut di sekolah. Dan bila terbukti atas laporan tersebut, maka akan ada sanksi yang diterima oleh pelaku.  (fan/abd)