Bawaslu Banyumas Selidiki Pembagian Kaos Capres saat Kunjungan Jokowi

RAMAH: Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan perwakilan petani saat menghadiri acara Pembinaan Petani se-Provinsi Jawa Tengah Mendukung Peningkatan Produksi Padi dan Jagung Nasional di GOR Satria Purwokerto, beberapa waktu lalu. (ANTARA/JOGLO JATENG)

BANYUMAS, Joglo Jateng – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyumas menyelidiki dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan dua orang dengan membagikan kaos bergambar pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar-Mahfud saat kunjungan Presiden Joko Widodo di Purwokerto pada Selasa (2/1). Hal itu telah dituangkan dalam laporan hasil pengawasan, bahwa penyebaran bahan kampanye itu di antaranya pakaian atau kaos.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Banyumas Yon Daryono mengatakan, dalam konteks metode kampanye, penyebaran bahan-bahan kampanye harus ada surat tanda terima pemberitahuan kampanye ke polisi serta ditembuskan ke KPUD dan Bawaslu Banyumas. Akan tetapi dalam pembagian kaos bergambar Ganjar-Mahfud saat kunjungan Presiden Jokowi itu, tidak ada STTP kampanye, sehingga diduga terjadi pelanggaran metode kampanye.

“Cuma saat kejadian, tidak ada kami. Kami hanya mendapat informasi dari pihak lain dan setelah kami telusuri, kami tidak bisa memastikan itu siapa, apakah dia pelaksana kampanye atau tim kampanye atau pihak lain yang ditunjuk sebagai pelaksana kampanye dan didaftarkan ke KPU,” katanya, Senin (8/1/24).

Ia mengakui identitas dua orang ibu rumah tangga yang membagikan kaos bergambar Ganjar-Mahfud saat kunjungan kerja Jokowi itu belum jelas. Oleh karena itu, kata dia, pihaknya hingga saat ini masih berupaya mengidentifikasi dua ibu rumah tangga tersebut.

“Tetapi kejadiannya ada, dugaan pelanggaran metode kampanyenya yang tidak memiliki STTP dan ditembuskan ke Bawaslu maupun KPU. Tidak ada tembusan STTP yang kami terima,” tegasnya.

Kendati masih kesulitan mengidentifikasi wajah ibu-ibu rumah tangga yang ada dalam rekaman video pembagian kaos tersebut, dia mengatakan, mereka akan terus menelusuri. Dalam video yang beredar melalui media sosial, terlihat seorang ibu rumah tangga tengah membagikan kaos bergambar Ganjar-Mahfud kepada beberapa orang warga di depan salah satu kompleks perumahan yang berlokasi Jalan dr Angka, Purwokerto. (ara/abd)