Kudus  

Pemdes Rahtawu Optimistis Wisatawan Meningkat

Kepala Desa Rahtawu, Didik Ariyadi.
Kepala Desa Rahtawu, Didik Ariyadi. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Desa (Pemdes) Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus optimistis, libur lebaran kali ini tingkat wisatawan yang berkunjung akan meningkat dibanding tahun lalu. Meskipun beberapa bulan ini, Kota Kretek dilanda hujan yang tak menentu.

Kepala Desa Rahtawu, Didik Ariyadi mengatakan, kunjungan wisatawan untuk 3 bulan terakhir di wilayahnya dinilai sempat menurun. Tepatnya, satu pekan pertama Januari 2024. Setelah datangnya musim hujan, pihaknya beberapa kali menutup tempat wisata agar pengunjung tak datang untuk kepentingan keamanan.

“Hal itu dilakukan karena untuk menjaga keamanan wisatawan. Sebab, musim hujan itu rawan longsor dan intensitas hujan tinggi. Kalau sudah ditutup lama, pasca lebaran dimungkinkan membludak. Tapi itu semua perlu koordinasi,” bebernya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  BUMDes Jenggolo Makmur Siap Bangkit dengan Usaha Baru

Dengan begitu, pihaknya akan melakukan rapat bersama dengan BPD, linmas tagana. Mereka akan diundang terkait penempatan titik-titik rawan dan pengawasan pengunjung terkait keamanan serta ketertiban. Karena lebaran ketupat dikawatirkan masih ada curah hujan yang tinggi.

“Berdasarkan informasi BMKG curah hujan masih tinggi. Sehingga perlu pengamanan extra. Pengunjung sampai saat ini sejak ada hujan itu menurun drastis. Kisaran perhari dibawa 1.000,” bebernya.

Disisi lain, untuk lebaran tahun kemarin,  H+2 sudah mulai meningkat untuk tingkatan pengunjung. Selama 10 hari lebaran pasca kupatan, pengunjung mencapai 22 ribu. Sedangkan lebaran tahun ini, pengunjung diprediksi melebihi target.

Baca juga:  Kapolres Kudus Lantik Kasatlantas Baru

“Mulai sekolah, orang merantau sudah mulai mudik ke Kudus. Tadi malam pun kami sudah rapat bersama jajarannya terkait persiapan pengunjung wisatawan. Harapan kami pengunjung yang ingin ke Rahtawu semoga aman terlindungi nyaman dan membawa dampak baik bagi wisatawan lainnya,” pungkasnya. (adm/fat)