KUDUS, Joglo Jateng – Kementerian Agama (Kemenag) Kudus mulai menggelar bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten. Jemaah tersebut diharapkan mampu memahami teknis mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan nanti. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari dari Minggu-Rabu, 21-24 April 2024. Demikian disampaikan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Kudus, Asrul Fatkhi di hotel @HOM, Senin (22/4/2024).
“Pelaksanaan bimbingan ini kita bagi dua gelombang. Kegiatan manasik haji gelombang pertama diikuti oleh calon jemaah haji dari Kecamatan Dawe, Bae, Gebog, Undaan dan Mejobo, yang berjumlah sekira 714 orang. Pada gelombang kedua, dijadwalkan manasik haji pada Rabu-Kamis, 23-24 April 2024,” terangnya.
Dia menambahkan, beberapa materi yang diberikan kepada jamaah haji diantaranya tentang kebijakan pemerintah Indonesia terhadap haji dan umroh, kebijakan pemerintah Arab Saudi tentang haji dan umroh, kesehatan haji, alur perjalanan ibadah haji, dan alur penerimaan dam atau denda.
Setiap kecamatan dibagi menjadi beberapa gelombang. Gelombang pertama sekitar 180 peserta yang diperkiraan berangkat 29-30 Mei mendatang. Perkirakan 9 bus untuk 1 kloter. Di Kudus sendiri ada 5 kloter pemberangkatan.
Kemudian, setelah pelaksanaan bimbingan manasik ini. Pelatihan dan Praktek jamaah diserahkan kepada masing-masing kecamatan. Yang akan dimulai pada 25-30 April. Disamping itu juga nanti adakan pembinaan ketua rombongan dan ketua regu.
“Dengan begitu, semoga ketua regu dan ketua rombongan dalam tugasnya harus senantiasa didasari dengan sifat sabar, ikhlas, dan selalu berkoordinasi, berkomunikasi serta mengutamakan kepentingan kelompok daripada pribadi, serta harus selalu memantau kondisi jemaah dan anggotanya baik fisik dan mental,” pungkasnya. (cr3/fat)










