Harga Bahan Pokok di Bantul Relatif Stabil

JAGA KIOS: Terlihat salah satu pedagang di Pasar Bantul menunggu pelanggan, beberapa waktu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) menyebut, berdasar hasil dari pantauan lima pasar besar yang ada di Bantul, secara umum bahan pokok relatif stabil. Hanya saja, harga daging dan ayam potong masih cenderung tinggi.

Plt DKUKMPP Bantul Husin Bahri menyampaikan, pihaknya rutin melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat. Adapun pemantauan itu khususnya dilakukan di lima pasar besar di Bantul, yaitu Pasar Bantul, Imogiri, Piyungan, Niten, dan Pasar Pijenan.

Baca juga:  Pembinaan Moderasi Beri Pendidikan Toleransi

“Perkembangan untuk harga komoditas strategis pangan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat, dari hasil pemantauan di lima pasar besar di Bantul, secara umum relatif stabil. Jadi tidak mengalami pelonjakan harga,” ungkapnya, Selasa (23/4/24).

Bahkan dikatakan, komoditas seperti beras yang biasa mengalami kenaikan semakin menunjukkan tren penurunan. Pihaknya berpendapat, hal ini disebabkan karena Bantul sendiri sedang memasuki masa panen. “Di satu sisi, khusus seperti komoditas beras, kecenderungannya semakin turun. Karena sekarang ini di Bantul sudah memasuk masa panen,” ujarnya.

Sementara itu, harga bahan pokok yang relatif masih cenderung tinggi yaitu daging dan ayam potong. Misalnya ayam potong, saat ini harganya masih menyentuh angka Rp38 ribu, sedangkan normalnya di kisaran Rp30 sampai dengan Rp32 ribu rupiah. Kemudian Harga daging normalnya Rp120 ribu sekarang masih di kisaran Rp135 ribu sampai dengan Rp140 ribu rupiah .

Baca juga:  Rumaket: Upaya Mengintegrasikan Warisan Budaya dengan Peran Perempuan

“Hal ini disebabkan oleh permintaan barang tersebut yang masih tinggi sementara dari segi suplainya terbatas. Tapi kecenderungan masih stabil. Sekarang ini harga tidak naik kembali, melainkan memang sudah mengalami kenaikan sebelum lebaran kemarin. Kemudian untuk komoditas lain secara umum stabil dan mencukupi,” pungkasnya. (nik/abd)