Ketua Parpol se-Jateng Hadiri Halalbihalal di Semarang

KOMPAK: Sejumlah ketua parpol bersalaman saat menghadiri halalbihalal di Hotel Padma, Kota Semarang, belum lama ini. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menggelar acara halalbihalal di Hotel Padma, Kota Semarang, Rabu (1/5) malam. Acara itu mengundang seluruh pimpinan partai politik di Jawa Tengah.

Pantauan Joglo Jateng, pimpinan parpol se-Jateng seperti Ketua DPD Gerindra Sudaryono, Ketua DPW PKB Gus Yusuf, Ketua DPD Demokrat Rinto Subekti, hingga Ketua DPW PKS Muhammad Afif, dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang ‘Pacul’ Wuryanto pun turut hadir dalam kegiatan itu. Di penghujung acara, seluruh pimpinan parpol saling berjabat tangan sekaligus saling memaafkan.

Bendahara DPD PDI Perjuangan, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut halalbihalal ini merupakan ritual parpol se-Jateng. Menurutnya, halalbihalal kali ini begitu istimewa. Sebab, tuturnya, acara ini berlangsung usai kontestasi Pileg 2024 berlangsung pada Februari lalu.

Baca juga:  Disperkim Kota Semarang Imbau Warga tak Buang Sampah di Sungai

“Ini menjadi agak istimewa, karena kita habis bertanding (sekarang) kali pertama kita saling bertemu, maaf-maafan. Namanya wong Jowo (orang Jawa), orang Indonesia yang berbudaya,” ujarnya ditemui usai halalbihalal berlangsung.

Pihaknya pun tak menampik selama Pileg 2024 berlangsung, ada gesekan yang mungkin terjadi di lapangan. Sehingga, momentum ini ia nilai tepat untuk saling bersanding usai bertanding.

Bahkan, Agustina mengungkap halalbihalal selanjutnya juga terasa istimewa. Sebab, kata dia, halalbihalal 2025 mendatang akan berlangsung setelah Pilkada 2024 usai.

“Setelah mungkin ada gesek-gesekan di lapangan pada saat kita bertempur. Hari ini kita saling bermaafan dan berjanji untuk bertemu kembali, nanti setahun kemudian setelah bertanding Pilkada,“ tambahnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyebut PDI Perjuangan menjadi parpol pertama yang menginisiasi halalbihalal pimpinan parpol se-Jateng ini. Namun, menurutnya, tak selamanya PDI Perjuangan menjadi tuan rumah halalbihalal. Menurut keterangan Agustina, halalbihalal tahun 2024 harusnya digelar oleh Partai Demokrat.

Baca juga:  KPU Kota Semarang: Kuota Pendaftar PPS Terpenuhi

“Pernah PKB, PPP, Golkar, dan sebagainya. Ini kebetulan harusnya Demokrat, tapi waktu perbincangan antara Mas Rinto dengan Mas Pacul akhirnya keputusannya PDIP yang menyelanggarakan,” jelasnya.

Agustina menyebut, seluruh pimpinan parpol se-Jateng hadir dalam halalbihalal itu. Dalam acara yang berlangsung tertutup itu, Agustina menuturkan pembicaraannya tak terlalu serius. Bahkan, menurut pengakuannya, tak ada pembicaraan atau diskusi seputar Pilkada 2024 Jateng selama halalbihalal itu berlangsung.

“Wah seru, tidak ada yang serius. Semua orang di-roasting, semua orang jadi stand up comedy. Waktu itu kita mau Pilkada juga sudah ‘halo-halo, eh nanti koalisi ya partaiku sama partaimu’. Tapi sampai di jalannya tidak jadi koalisi, tidak apa-apa juga sih,” tandasnya.

Baca juga:  Wali Kota Semarang Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045

Di sisi lain, Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono mengapresiasi adanya halalbihalal tersebut. Terlebih halalbihalal ini merupakan kali pertama baginya.

“Saya kira ini wujud dari setelah bertanding, lalu bersanding. Semua partai punya cita-cita dan keinginan yang baik. Semua ingin mengabdi kepada bangsa negara,” ujar Sudaryono.

Lebih lanjut, Sudaryono menyebut tak ada parpol lain di Jateng selain PDI Perjuangan yang berani mengundang parpol lainnya dalam halalbihalal. Saat disinggung soal Pilgub 2024, Sudaryono tak banyak merespons.

“Setelah pilpres (ini) pertemuan pertama. Tidak ada yang berani mengungang ke halalbihalal kecuali PDIP di Jateng,” ucapnya. (luk/gih)