PDIP Putuskan tidak Jadi Oposisi

Ketua DPC PDIP Bantul Joko Purnomo
Ketua DPC PDIP Bantul Joko Purnomo. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul, Joko Purnomo mengungkapkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP pada hari Minggu (26/5) lalu. Menurutnya, secara garis besar, PDIP tidak akan menjadi oposisi pemerintah.

“Rakernas PDI Perjuangan ke-5 itu adalah bagian dari konsolidasi partai tingkat nasional. Dan di sana memutuskan pernyataan sikap PDIP berkaitan dengan situasi dan kondisi politik,” ungkapnya, Selasa (28/5/24).

Joko menyampaikan, berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada), dalam rakernas ini, DPP PDIP menugaskan kepada seluruh pengurus dari tingkat DPD dan DPC untuk melakukan pemetaan demografi. Selain itu, tugas lainnya yaitu melakukan upaya komunikasi dengan partai yang ada di wilayah masing-masing.

Baca juga:  KPU Bantul Tingkatkan Pelayanan Pemilih Disabilitas

“Artinya, secara prinsip PDIP sangat terbuka untuk membangun komunikasi antar semua partai yang ada. Dan kita tidak mengenal namanya koalisi, tidak mengenal namanya oposisi,” ujarnya.

Menurutnya, istilah koalisi itu kemudian berubah menjadi kerja sama antar partai politik untuk mewujudkan satu tujuan bersama. “Jadi kalau nanti di Pilkada kita harus bersama-sama dengan partai lain, artinya kerja sama bukan koalisi lagi,” terangnya.

Selanjutnya, dalam rakernas ini juga disampaikan terkait dengan sikap politik PDIP terhadap pemerintah. Namun, sikap ini sepenuhnya diserahkan atau menjadi hak prerogatif ketua umum Megawati Soekarnoputri.

Baca juga:  DKPP Bantul: Serangan Hama Wereng Coklat Terkendali

“Untuk membuat sikap berkaitan pemerintah sekarang, sepenuhnya diberikan kepada ketua umum. Tapi garis besar dari rakernas itu adalah PDIP tidak menjadi oposisi,” pungkasnya. (nik/abd)