Pati  

PDIP Terbanyak, Hanura-Perindo Pati tak Kebagian Banpol

PEMILIHAN: Nampak seorang sedang melintasi baliho bergambar parpol peserta Pemilu 2024 di area Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pati, beberapa waktu lalu. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati menganggarkan bantuan partai politik atau banpol sebesar Rp 2,2 miliar pada 2024 ini. Banpol tersebut diberikan kepada parpol yang memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati.

Kepala Bidang (Kabid) Politik Dalam Negeri dan Ormas pada Kesbangpol Pati, Herman Setiawan mengungkapkan, banpol pada 2024 ini dicairkan dalam dua tahap. Pencairan dilakukan dua kali lantaran ada perubahan penerima setelah Pemilu 2024.

“Bantuan dikalikan 3 ribu per suara. Kalau pencairan ada dua tahap di tahun ini. Pencairan bulan 1 sampai 8 itu menggunakan hasil pemilu 2019. Sedangkan yang 4 bulan kebelakang, 8 sampai 12 menggunakan perhitungan yang baru. Karena terjadi perbedaan yang mendapatkan banpol,” ungkapnya, belum lama ini.

Baca juga:  Korban Pemerkosaan Ayah Kandung di Pati Trauma Berat

Ia menjelaskan, banpol tahap pertama di tahun ini sudah dicairkan pada Mei lalu. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pati menjadi penerima bantuan banpol di terbanyak.

Sedangkan tahap kedua akan dicairkan setelah adanya pelantikan anggota DPRD Pati yang menang di Pemilih Legislatif (Pileg) 2024. Dalam pencarian tahap kedua itu nantinya ada perubahan. Sebab ada sejumlah parpol yang tidak lagi memiliki kursi di DPRD Pati sehingga tak mendapatkan banpol.

“Ada yang hilang atau sudah tidak mendapatkan (Banpol) lagi. Hanura terus Perindo. Yang naik PPP (Partai Persatuan Pembangunan). Paling banyak masih PDIP” terangnya.

Baca juga:  DPRD Pati Beri Catatan Terhadap Kinerja Pemkab

Sebagaimana diketahui, banpol ini diberikan ke parpol untuk digunakan dalam dua hal. 60 persen untuk kegiatan pendidikan politik dan 40 persennya untuk administrasi. (lut/fat)