JEPARA, Joglo Jateng – Lembaga Kemashlahatan Keluarga (LKK) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Tengah mengadakan sosialisasi pencegahan dan penghapusan praktik Perlukaan dan Pemotongan Genitalia Perempuan (P2GP) di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara, Minggu (12/1).
Sekretaris LKK PWNU Jawa Tengah, Mustakim, menjelaskan bahwa P2GP, yang sering disebut sebagai sunat perempuan adalah tradisi lama yang kini dianggap merugikan kesehatan reproduksi perempuan dan dapat mengancam kondisi kejiwaan mereka. “Ini menjadi tanggung jawab bersama, pemerintah, kalangan medis, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, sosialisasi ini menjadi salah satu upaya untuk menghapus praktik P2GP untuk mewujudkan misi relasi keluarga maslahah dan keluarga sehat. Ia berharap sosialisasi ini dapat ditindaklanjuti dengan halaqah atau kajian fiqih yang komprehensif, melibatkan para ulama perempuan, kalangan medis, dan pemerhati budaya.
“Perlu keterlibatan semua pihak. Semoga ini bisa menjadi kajian yang mendalam dan dipahami bersama,” ungkapnya.
Ketua LKK PWNU Jawa Tengah, Ulil Albab, menekankan bahwa sosialisasi penghapusan P2GP akan terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak buruknya terhadap kesehatan reproduksi dan kejiwaan perempuan. Ia juga mengungkapkan dukungan Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar terhadap upaya penghapusan P2GP dalam seminar nasional mengenai pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Alhamdulillah, Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar mendukung upaya penghapusan P2GP atau sunat perempuan dan perkawinan Anak,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua LKK PCNU Jepara Sri Hana juga mendukung upaya penghapusan P2GP. Apabila praktik sunat perempuan dijalankan, akan berdampak buruk bagi kesehatan. Selain itu, sosialisasi P2GP ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang pernah dilaksanakan LKK PWNU Jawa Tengah beberapa waktu lalu di Semarang.
“Kami berharap setelah sosialisasi P2GP dalam Raker ketiga LKK PCNU Jepara ini kita bisa menyampaikan program tersebut pada saat Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) III PCNU Kabupaten Jepara yang akan dilaksanakan akhir Januari 2025 yang akan datang sehingga kita bisa melaksanakan program kerja dengan baik dan terukur,” kata Sri Hana. (oka/gih)










