JEPARA, Joglo Jateng – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara menggelar pelantikan kepengurusan baru periode 2024-2028 di Pendopo Kartini Jepara, Senin (20/1/25). Secara resmi, kepengurusan KONI dinahkodai oleh Miftah Arifin menggantikan Syamsul Anwar yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua KONI periode 2020-2024.
Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Edy Sujatmiko menantang kepengurusan baru KONI untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kota Ukir. Mereka diminta untuk bersinergi dengan seluruh sumber daya yang ada di Jepara dalam upaya pembangunan olahraga.
“Saya berharap, Saudara tidak hanya mampu meningkatkan prestasi, tetapi juga menciptakan terobosan baru dalam pembinaan olahraga, serta mendorong partisipasi masyarakat. Penting untuk menekankan sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dan seluruh sumber daya yang ada,” kata Sekda.
Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus mendukung KONI. Menurutnya, dukungan ini harus diimbangi dengan kerja keras, sinergi yang baik, dan pengelolaan yang profesional dari KONI dan seluruh cabang olahraga.
“Jadikan amanah ini sebagai pijakan untuk meraih capaian yang lebih besar dengan mengedepankan prinsip kejujuran dan tanggung jawab. Keberhasilan KONI juga diukur melalui akuntabilitas pengelolaan dana hibah yang diterima dari pemerintah daerah, yang harus digunakan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai peruntukannya,” jelasnya.
Ketua Umum KONI Kabupaten Jepara, Miftah Arifin, memaparkan bahwa pencapaian masuk dalam 5 besar Porprov Jateng 2023 dengan total 122 medali merupakan tugas berat bagi pengurus baru. “Kami berusaha untuk mempertahankan prestasi di peringkat 5 besar, tetapi kami berharap dapat meraih 4 besar pada Porprov 2026,” ungkapnya.
Dia meminta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Jepara untuk mendukung keberlangsungan prestasi cabang olahraga (cabor) di Jepara. Dalam kepengurusan baru, KONI Jepara menarget 74 medali emas dalam ajang tingkat Porprov Jawa Tengah, yang pada kepengurusan sebelumnya target prestasi 44 medali emas.
“Dengan cara me-mapping cabor, dimungkinkan capaian medali emas itu bisa tercapai. Di samping itu, kita perlu memperkuat koordinasi dengan Pemda dan DPRD untuk anggaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana, menyebutkan bahwa Porprov 2026 akan berlangsung di Semarang. Pihaknya menjelaskan bahwa pada PON Aceh-Sumut 2024, atlet asal Jepara berhasil menyumbang 8 emas, 6 perak, dan 8 perunggu untuk kontingen Jawa Tengah, dengan medali yang didominasi oleh cabor aero modelling, pencaksilat, dan sepak takraw.
Dia berharap target peningkatan prestasi dari peringkat 5 ke peringkat 4 Porprov Jateng dapat dicapai dengan pola pembinaan yang baik. “Ke depan, olahraga Jepara harus terus maju. Karena Ketua DPRD sekaligus menjabat sebagai ketua umum salah satu cabang olahraga,” tambahnya. (oka/gih)










