PURWOREJO, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo memberikan beasiswa retrifal bagi anak putus sekolah yang mau kembali sekolah. Kepala Dindikbud Purworejo, melalui Kabid Pengembangan Kurikulum, Bahasa dan Sastra, Dwi Handayani mengatakan, beasiswa itu telah diberikan sejak tahun 2023.
Besasiwa retrifal tersebut sebagai bentuk keseriusan Pemkab Purworejo dalam penuntasan pendidikan dasar. Tak hanya itu, anak-anak yang kembali belajar ke lembaga non formal (PKBM) pun mendapat beasiswa retrifal.
“Beasiswa berbentuk uang tunai tang dikirim langsung ke rekening anak-anak. Untuk anak SD Rp900.000 dan anak SMP Rp1 juta. Diberikan setiap tahun sekali, selama dia sekolah hingga lulus. Setiap bulan, anak-anak kami monitor apakah masih sekolah atua tidak,” tutur Dwi Handayani di kantornya, Jumat (21/02/2025).
Untuk anak-anak putus sekolah yang kembali belajar dengan memilih sekolah non formal di PKBM atau UPT SPNF (Unit Pelaksana Teknis Satuan Pendidikan Non Formal) juga akan menerima beasiswa retrifal sebanyak Rp1 juta tiap tahun. “Uang tersebut bebas dipergunakan oleh anak-anak untuk membeli perlengkapan sekolah, untuk biaya berangkat sekolah atau lainnya. Kami hanya berpesan, ambilah uang sesuai kebutuhan,” tutur Dwi Handayani.
Sejak tahun 2023 hingga 2024, Dindikbud telah memberikan beasiswa retrifal kepada 88 anak SD (39), SMP (14) dan non formal (37). Tahun 2023 ada 17 anak, tahun 2024 71 anak menerima manfaat beasiswa retrifal. Setiap tahun, Dindikbud Purworejo mencari dan mendata anak putus sekolah yang mau kembali belajar dan diberi beasiswa. (mrn/rds)










