Kendal  

Arus Mudik 2025 Diprediksi Berada di Tengah Cuaca Ekstrem

Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari. (AGUS RIYADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Arus mudik Lebaran 2025 diprediksi berada di tengah cuaca ekstrem dan ancaman bencana hidrometeorologi. Oleh sebab itu, sejumlah langkah antisipatif perlu dilakukan pemerintah di sejumlah titik rawan bencana maupun di tempat wisata. Hal ini disampaikan Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari usai mengikuti rapat secara daring dengan Kementrian Dalam Negeri, Senin (10/3/25).

“Di rapat bersama Kemendagri juga diisi pemaparan dari BNPB dan BMKG yang menyebutkan potensi cuaca ekstrem bakal terjadi hingga bulan April. Dan pemerintah daerah diminta melakukan kesiapan dalam menghadapi cuaca ekstrem tersebut,” terangnya.

Untuk menghadapi dampak buruk dari cuaca ekstrem, lanjut Agus, Pemkab Kendal menindaklanjutinya dengan menyiapsiagakan personel, sarana dan prasana serta aparat pendukung.

“Ini kita siapkan lebih dini, karena bencana sifatnya tidak ditangani oleh satu pihak saja, melainkan oleh banyak pihak,” ujarnya.

Agus menegaskan, langkah antisipasi difokuskan pada sejumlah titik rawan bencana. Hal ini dimaksudkan agar para pemudik yang melintas tidak terjebak kemacetan yang disebabkan adanya bencana banjir maupun tanah longsor.

Di Jalur Pantura, kesiapsiagaan difokuskan di wilayah Kecamatan Patebon, Kendal Kota, Brangsong dan Kaliwungu yang sering dilanda banjir.

“Untuk wilayah Kendal bagian atas kita fokus di wilayah Kecamatan Sukorejo. Karena di wilayah tersebut terdapat sejumlah titik rawan bencana tanah longsor. Dan jalan tersebut, banyak dijadikan jalan alternatif oleh para pemudik,” jelasnya.

Ditambahkan, sejumlah titik rawan bencana longsor sudah ditindaklanjuti Pemprov Jateng dengan melakukan perbaikan.

“Kemarin sudah ada material untuk perbaikan dari Pemprov Jateng. Semoga pengerjaannya bisa cepat selesai sebelum datangnya arus mudik,” pungkas Agus. (ags/adf)