Kedepannya, penukaran Gas Elpiji ini disambut baik oleh Pertamina. “Kalau ada kegiatan seperti ini Pertamina akan didukung penuh,” tuturnya.
Satu di antara penukar gas Elpiji 3 Kilogram dengan Gas Elpiji 5,5 Kilogram, Mariadi, Warga Desa Mulyoharjo, Kecematan Jepara, menyampaikan, dirinya memilih menukarkan Gas Elpiji 3 Kilogram miliknya untuk mengantisipasi jika keberadaannya sulit ditemukan.
Sekaligus mengikuti himbauan dari Pemkab Jepara yang menyebutkan para ASN diminta untuk tidak menggunakan gas Elpiji 3 Kilogram.
“Lama kelamaan Gas Elpiji melon ini kedepannya susah makanya saya lebih sedia payung sebelum hujan sekalian mengikuti SE dari Pemkab Jepara,” ucap pria yang juga sebagai ASN di SMPN 6 Jepara.
Senada dengan hal itu, Topiq satu di antara warga Bugel Kecamatan Kedung, mengatakan dengan menukarkan tabung gas Elpiji pink ini, membudahkan untuk penggunaan.
“Kemarin sempat kesusahaan nyarik Elpiji 3 Kilogram, ini lama lama ditiadakaan ya ini antisipasi diganti Gas Elpiji 5,5 Kg,” ungkapnya. (oka/gih)










