KUDUS, Joglo Jateng – Sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kudus mencatatkan kinerja keuangan yang bervariasi sepanjang 2024. Berdasarkan data dari Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kudus, beberapa BUMD mencatatkan realisasi laba di bawah target. Sementara sebagian lainnya berhasil melampaui proyeksi awal.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kudus, Dwi Agung Hartono mengungkapkan, target laba keseluruhan dari lima BUMD di Kudus pada 2024 mencapai lebih dari Rp11,4 miliar.
“Target terbesar berasal dari PT BPR BKK Kudus (Perseroda) dengan Rp6 miliar. Disusul Perumda Air Minum Tirta Muria sebesar Rp4,7 miliar,” ujar Dwi Agung.
Rincian target laba masing-masing BUMD di Kudus 2024 yakni PD Percetakan Rp246,1 juta. PD Apotek Rp94,6 juta. Perumda Tirta Muria Rp4,7 miliar. PT BPR Bank Daerah Kudus (Perseroda) Rp400 juta. PT BPR BKK Kudus (Perseroda) Rp6 miliar.
Namun dalam realisasinya, sejumlah BUMD belum mencapai target laba yang ditetapkan. Agung mengungkapkan bahwa hingga Mei 2025, laporan laba beberapa BUMD masih dalam proses audit.
“Untuk PD Percetakan, laporan keuangan 2024 masih dalam proses audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Sementara itu, PD Apotek berhasil melampaui target dengan realisasi laba sebesar Rp96,1 juta,” jelasnya.










