SMP 2 Rembang Unggulkan Program Tahfidz dan Sanggar OSN

Kepala SMP Negeri 2 Rembang, Wiyono. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

Salah satu poin penting dalam sosialisasi tersebut adalah penekanan pada pemahaman orang tua terkait dokumen kependudukan. Tahun ini, terdapat aturan baru yang harus diperhatikan yakni kesesuaian antara Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran calon siswa.

“Pemahaman orang tua masih perlu ditingkatkan, karena sekarang ada sedikit aturan tambahan, yaitu kecocokan KK dengan akta kelahiran. Ini penting agar tidak terjadi kendala saat verifikasi data,” jelasnya.

Untuk tahun ajaran baru ini, SMP Negeri 2 Rembang telah menetapkan daya tampung sebanyak 288 siswa yang terbagi ke dalam 9 rombongan belajar (rombel). Adapun mekanisme penerimaan dibagi ke dalam empat jalur sesuai ketentuan Dinas Pendidikan yakni jalur zonasi (Domisili) 50, afirmasi 20%, prestasi 25%, dan mutasi 5%.

Tak hanya fokus pada penerimaan siswa baru, SMP Negeri 2 Rembang juga mengenalkan berbagai program unggulan sebagai daya tarik utama. Salah satu program andalan adalah program tahfid yang memberikan ruang bagi siswa untuk menghafal Al-Qur’an di luar jam pelajaran.

“Untuk menambah greget ke calon siswa dan orang tua, kami melakukan pendekatan emosional. Keunggulan sekolah salah satunya adalah program tahfidz. Kami memfasilitasi anak-anak agar semangat setoran hafalan di luar jam pelajaran,” katanya.

Selain itu, sekolah juga membina sanggar OSN (Olimpiade Sains Nasional) sebagai wadah pengembangan prestasi akademik siswa. “Sanggar OSN juga kami siapkan agar anak-anak bisa mempersiapkan lomba. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk masa depan,” pungkasnya. (uma/fat)