KUDUS, Joglo Jateng – Sebanyak 46 kader dari lima desa wilayah kerja Puskesmas Kaliwungu yaitu Desa Kedungdowo, Mijen, Setrokalangan, Garung Lor dan Garung Kidul mengikuti asesmen gelombang I. Asesmen keterampilan kader tingkat purwa, madya dan utama oleh Puskesmas Kaliwungu ini berlangsung di Aula Balai Desa Kedungdowo.
Tenaga Kesehatan Puskesmas Kaliwungu, Sri Erna Roudlotun, menjelaskan, asesmen ini juga merupakan bagian dari implementasi transformasi layanan primer Kementerian Kesehatan RI, yang mencakup pedoman 25 keterampilan dasar kader posyandu. Pedoman tersebut disusun sebagai acuan pelatihan guna memperkuat peran kader dalam pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
“Ini bagian dari komitmen Puskesmas Kaliwungu untuk terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan posyandu melalui pemberdayaan kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, imbuh dia, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kemampuan kader dalam menguasai 25 keterampilan dasar kader. Sekaligus mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Penilaian diawali dengan pre test, dilanjutkan praktik langsung sesuai siklus hidup melalui lima langkah,” jelasnya.

Aspek yang dinilai mencakup lima kompetensi utama kader posyandu. Diantaranya pengelolaan posyandu, pelayanan untuk bayi dan balita, ibu hamil dan menyusui, anak sekolah dan remaja serta usia produktif dan lanjut usia (lansia).
“Hasil penilaian ini akan digunakan sebagai dasar klasifikasi tingkat kader serta sebagai masukan untuk program pengembangan kapasitas yang lebih terarah,” imbuhnya.
Kader dari Posyandu Sakura VIII Kedungdowo, Bahrun Nafi, menilai, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengukur kemampuan para kader. “Asesmen sangat diperlukan. Ternyata masih banyak kekurangan, untuk itu terus belajar dan berbenah,” ungkapnya. (hms/iza)










