Kudus  

Kader Muda Ditempa dalam Diklatama PAC IPNU-IPPNU Jekulo

BERFOTO: Komandan DKAC CBP-KPP Jekulo, Fahmil Furqon saat berfoto bersama dalam Diklatama PAC IPNU-IPPNU Jekulo, belum lama ini. (DOK.PRIBADI/JOGLO JATENG).

KUDUS, Joglo Jateng – Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) CBP IPNU – KPP IPPNU Kecamatan Jekulo resmi menggelar Pendidikan dan Pelatihan Pertama (DIklatama), pada 4-7 Juli 2025.

Ini menjadi wadah strategis pembentukan kader pelajar NU yang tangguh, cekap dan berkarakter.

Pelatihan kali ini bertemakan Rekonstruksi Strategi Kader Inti yang Cekap (Cekatan, Empati, Kolaboratif, Agamis, Patriotik) Berdasarkan Tatag, Teteg, Tutug serta Madu Ganda Magesti Tunggal.

Ada sebanyak 40 peserta dari berbagai ranting IPNU-IPPNU se-Kecamatan Jekulo mengikuti gelaran ini.

Komandan DKW CBP-KPP Jawa Tengah turut hadir dalam gelaran ini dan memberikan semangat serta arahan langsung kepada peserta.

Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap proses kaderisasi yang berjenjang di tubuh pelajar NU.

Komandan DKAC CBP-KPP Jekulo, Fahmil Furqon menegaskan, Diklatama bukan sekadar pelatihan fisik, melainkan proses pembentukan mental, karakter dan spiritual kader.

“Ini langkah awal untuk mencetak generasi pelajar NU yang disiplin, berakhlak dan mampu menjadi pelopor dalam lingkungan sosial mereka,” ujarnya, belum lama ini.

Ia menambahkan, Diklatama ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen. Seperti PC IPNU-IPPNU Kudus, instruktur dari Pagar Nusa, Koramil Jekulo, Polsek, LPBI NU dan tim kesehatan.

“Materi-materinya mencakup bela diri, manajemen tanggap darurat, keorganisasian, PPGD, hingga malam caraka dan pembaiatan kader,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PAC IPNU Jekulo, Firza Hikmal Rasyidi menyampaikan, Diklatama merupakan salah satu pilar utama kaderisasi yang harus terus dirawat dan dikembangkan.

“Kami berharap kader-kader yang terbentuk nanti benar-benar memahami ruh organisasi, siap menjadi pelayan umat, serta membawa nama baik IPNU-IPPNU di tengah masyarakat,” katanya.

Firza berharap, dengan semangat kebersamaan dan semangat juang pelajar NU, pelatihan ini mampu melahirkan kader militan yang berjiwa pemimpin, responsif terhadap zaman, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.

Senada, Ketua Panitia DIKLATAMA, M. Ilham Jailani menjelaskan, persiapan kegiatan ini telah dilakukan dengan matang.

“Kami ingin memberikan pengalaman berkesan dan bermakna bagi seluruh peserta, baik dari sisi kedisiplinan, kekompakan, maupun pengetahuan keaswajaan dan kebangsaan,” tuturnya.(sam).