Bappeda Jateng Komitmen Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Melalui Kegiatan PPID Session

KOMITMEN: Sekretaris Bappeda Jateng Nur Rohmat (kedua kiri) saat memberikan sambutan dalam kegiatan PPID Session di Aula Bappeda Jateng, KOMITMEN: Sekretaris Bappeda Jateng Nur Rohmat (kedua kiri) saat memberikan sambutan dalam kegiatan PPID Session di Aula Bappeda Jateng, Senin (7/7/25). (ALLAM MUZHAFFAR HANIF/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng menyelenggarakan kegiatan “Peningkatan Pengelolaan PPID untuk Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik” atau PPID Session di Aula Kantor Bappeda Jateng, Senin (7/7). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pengelola informasi publik, beserta PPID di lingkungan Bappeda Jateng dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik Bappeda Jateng.

Sekretaris Bappeda Jateng, Nur Rahmat, menuturkan, keterbukaan informasi publik ini merupakan bagian integral dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, peran PPID di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sangat vital dalam menyampaikan informasi yang akurat, up to date, serta dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

“Kegiatan pagi ini menghadirkan narasumber dari Komisioner Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah, yang membawakan beberapa materi. Diantaranya terkait kebijakan dan regulasi keterbukaan informasi, praktik terbaik pengelolaan informasi publik, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung layanan informasi,” tuturnya.

Adapun para Komisioner KIP yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut adalah, Ketua KIP Jateng Indra Ashoka, Komisioner Bidang Kelembagaan dan Monev Ermy Sri Ardhyanti, dan Komisioner Bidang Edukasi Sosialisasi dan Advokasi Moh Asropi. Setiap narasumber memberikan materi sesuai dengan bidangnya masing-masing untuk menunjang peningkatan kualitas pelayanan informasi publik di Bappeda Jateng.

Selama kegiatan berlangsung, imbuh Nur Rohmat, para peserta memperoleh pengetahuan praktis mengenai tata kelola informasi, klasifikasi informasi publik, pengelolaan permintaan informasi, hingga strategi publikasi informasi proaktif. Diskusi interaktif juga digelar untuk menggali permasalahan yang dihadapi PPID di lapangan dan mencari solusi terbaik secara bersama-sama.