DEMAK, Joglo Jateng – Sebanyak 15 Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Demak tercatat hanya mendapatkan kurang dari 10 siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Beberapa di antaranya bahkan hanya menerima 3 hingga 4 siswa.
Sekolah itu diantaranya SD Negeri Betokan 2, SD Negeri Bintoro 14, dan SD Negeri Bintoro 16. Hal ini terungkap usai berakhirnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Demak, Haris Wahyudi Ridwan menjelaskan, fenomena ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Seperti lokasi sekolah yang kurang strategis dan jauh dari pemukiman atau taman kanak-kanak (TK). Menurutnya sebagian besar masyarakat lebih memilih sekolah favorit maupun sekolah swasta berbasis keagamaan.
“”Faktor geografis dan preferensi masyarakat terhadap sekolah favorit maupun swasta menjadi penyebab utama. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Dia menambahkan, tidak ada sekolah negeri yang benar-benar nihil pendaftar tahun ini. Pihaknya akan melakukan evaluasi mendalam agar kondisi serupa tidak terulang. Upaya sosialisasi ke masyarakat akan lebih digencarkan. Terutama menyangkut informasi dan persepsi tentang kualitas sekolah negeri.
“”Ke depan, kami harap masyarakat memandang semua sekolah memiliki kualitas yang sama, tidak hanya terpusat pada label favorit,” imbuhnya.










