Demak  

Rayakan Kelulusan, Siswa MTsN 3 Demak Salurkan Bantuan untuk Korban Rob

BERI: Salah satu siswa menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir rob di Desa Timbulsloko, Sayung, Demak. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Kelulusan biasanya dirayakan dengan berbagai kegiatan seremonial, namun siswa kelas IX MTsN 3 Demak memilih cara yang lebih bermakna. Sebagai wujud rasa syukur atas kelulusan, para siswa menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir rob di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Aksi sosial tersebut menjadi gambaran bahwa momen kelulusan tidak selalu identik dengan konvoi kendaraan, pesta perayaan, ataupun coret-coret seragam sekolah. Sebaliknya, para siswa memilih berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang selama ini harus berjuang menghadapi dampak rob yang melanda wilayah pesisir Demak.

Kepala MTsN 3 Demak, Ahmad Soleh mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk memberikan makna lebih dalam terhadap momen kelulusan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan di madrasah tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga kemampuan siswa dalam menerapkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekitar.

Ia menjelaskan, kegiatan berbagi ini sejalan dengan Program Layanan Berdampak yang digagas Kementerian Agama. Program tersebut mendorong seluruh satuan pendidikan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang melibatkan peserta didik.

“Kami ingin para siswa memahami bahwa rasa syukur dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, mereka belajar tentang kepedulian, empati, dan pentingnya membantu sesama,” ujarnya.

Menurut Ahmad Soleh, pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di madrasah. Karena itu, kegiatan sosial seperti ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Abdur Rouf, yang menilai langkah siswa MTsN 3 Demak patut menjadi contoh bagi kalangan pelajar lainnya. Kelulusan, menurutnya, dapat dijadikan momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

“Semoga semangat kepedulian yang ditunjukkan para siswa tidak berhenti setelah kelulusan, melainkan terus menjadi bagian dari kehidupan mereka di masa mendatang,” pungkasnya. (adm/fat/rds)