KENDAL, Joglo Jateng – Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menyambut baik langkah pengaktifan kembali Satuan Tugas Mineral Bukan Logam dan Batuan (Satgas MBLB). Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Aula Polres Kendal, Kamis (4/6/2026).
Menurut Mahfud, rapat yang diinisiasi oleh Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menjadi terobosan penting. Yakni dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul akibat aktivitas tambang galian C di Kabupaten Kendal.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Kendal, terutama kepada Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar yang menginisiasi rapat koordinasi lintas sektoral sehingga Satgas MBLB kembali diaktifkan. Rakor ini sangat luar biasa dan menjadi terobosan bagi kami dalam menyikapi permasalahan yang ada,” katanya.
Mahfud menilai pengaktifan kembali Satgas MBLB menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan. Sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Mahfud menegaskan, DPRD Kendal tidak hanya melihat sektor pertambangan dari sisi potensi pendapatan daerah, tetapi juga menaruh perhatian pada dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan. “Penekanan kami, selain potensi pendapatan, DPRD akan mendorong penyelesaian konflik ekologi dan konflik sosial yang ada di masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul akibat aktivitas tambang galian C perlu dibahas secara komprehensif oleh seluruh pihak terkait agar menghasilkan kebijakan yang berimbang. DPRD Kendal, lanjut Mahfud, berharap melalui Satgas MBLB akan lahir rumusan dan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai persoalan di lapangan.
Mulai dari dampak lingkungan, kerusakan infrastruktur jalan, hingga keluhan masyarakat yang berada di sekitar lokasi pertambangan. “Harapannya nanti akan ada rumusan bagaimana agar beberapa hal ini bisa terselesaikan dengan baik dan tidak ada pihak yang dirugikan, terutama masyarakat yang terdampak dari adanya tambang galian C,” tandasnya.
Diketahui, pengaktifan kembali Satgas MBLB sendiri dilakukan menyusul meningkatnya sorotan publik terhadap aktivitas tambang galian C di Kendal yang ramai diperbincangkan di media sosial. Pengaktifan satgas dilakukan untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pengawasan dan penanganan berbagai persoalan pertambangan secara terpadu. (ags/gih/rds)










