REMBANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertanian berbasis teknologi. Untuk itu, Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) menggelar Sarasehan Smart Farming di Pendopo Museum Kartini, Senin (21/7/25). Kegiatan ini menjadi wadah dialog lintas sektor menuju swasembada pangan dan pertanian yang modern.
Bupati Rembang, Harno menyampaikan dukungan penuh terhadap penerapan smart farming. Terutama di kalangan petani muda. Ia menilai, kemajuan zaman menuntut semua sektor, termasuk pertanian, untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Di zaman modern ini kita harus mengikuti perkembangan zaman, kalau tidak pasti ketinggalan. Di luar negeri pertaniannya sudah modern, maka kita harus mengikuti. Kalau tidak kita akan kesulitan karena tidak ada lagi yang minat bekerja di bidang pertanian,” lanjutnya.
Harno menambahkan, penerapan smart farming dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai inovasi baru di bidang pertanian. Selain mempercepat modernisasi, hal ini juga sejalan dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan.
“Dengan smart farming ini akan menimbulkan sesuatu yang baru untuk melahirkan inovasi agar ke depan bisa dilakukan dengan teknologi yang modern. Kita arahnya ke situ, di samping juga mendukung program Pak Presiden Prabowo, swasembada pangan,” pungkasnya.










