KUDUS, Joglo Jateng – Yayasan Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus resmi meluncurkan tema dan logo peringatan satu abad TBS. Peresmian dilakukan Ketua Umum Yayasan TBS Kudus, KH M Ulil Albab Arwani di halaman MA NU TBS Kudus, Selasa (19/8) malam.
Tema yang diangkat dalam peringatan 100 Tahun TBS Kudus adalah Meneguhkan Pondasi, Membangun Peradaban. Sedangkan logo resmi diperkenalkan langsung KH M Ulil Albab Arwani, sebagai simbol penyatuan semangat santri, alumni, dan masyarakat dalam menyongsong usia satu abad madrasah legendaris tersebut.
KH M Ulil Albab Arwani mengingatkan perjalanan panjang TBS hingga hampir satu abad. Hal ini merupakan bukti keikhlasan para masyayikh pendiri.
”Alhamdulillah, TBS tak lama lagi akan berusia 100 tahun. Ini menandakan bahwa para masyayikh benar-benar mendirikan madrasah dengan niat ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkapnya.
Pengasuh Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Kudus itu juga berpesan kepada seluruh santri. Yakni agar terus berpegang teguh pada ajaran Islam ahlussunnah wal jamaah.
”Madrasah TBS Kudus telah mengajarkan banyak ilmu pengetahuan, khususnya ilmu agama. Peganglah akidah ahlussunnah wal jamaah dengan kuat, sebagaimana telah diwariskan para guru dan masyayikh kita,” tegasnya.
Peringatan satu abad TBS Kudus dipandang sebagai momentum penting, tidak hanya bagi civitas madrasah, tetapi juga masyarakat luas. TBS Kudus dikenal sebagai salah satu madrasah tua yang konsisten melahirkan kader-kader ulama, pendidik, dan tokoh masyarakat.
Rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan juga direncanakan melibatkan partisipasi santri dan alumni dari berbagai daerah. Tidak hanya berupa acara keagamaan, tetapi juga kegiatan sosial, pendidikan, serta forum keilmuan.
”Semua itu menjadi bagian dari refleksi perjalanan panjang TBS Kudus yang telah menorehkan sejarah bagi pendidikan Islam di Indonesia,” pungkasnya. (adm/fat)










