SEMARANG, Joglo Jateng – Pelaksanaan ajang lari Semarang 10K 2025 resmi diluncurkan pada Jumat (19/9). Event tahunan yang akan digelar pada Minggu, 14 Desember 2025 mendatang itu hadir dengan sejumlah pembaruan, mulai dari peningkatan jumlah peserta, perbaikan rute, hingga penambahan hadiah total senilai Rp434 juta.
Ketua Panitia Semarang 10K, Budhi Sarwiadi, mengatakan rute tahun ini akan lebih representatif setelah dilakukan perbaikan di beberapa titik, khususnya di kawasan Kota Lama yang sebelumnya bergelombang. Panitia juga menargetkan sertifikasi dari AIMS (Association of International Marathons and Distance Races) agar ajang ini diakui secara internasional.
“Untuk tahun ini kita rencana memang sertifikasi AIMS buat atletik sehingga lebih bergairah dan standarnya sesuai internasional. Jadi kalau ada rekor tercipta, langsung bisa diakui,” ujarnya, Minggu (21/9).
Budhi menambahkan, jumlah peserta mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada edisi lalu hanya 2.500 orang yang bisa ikut, tahun ini kuota diperluas menjadi 3.000 peserta.
Menurut Budhi hal ini dikarenakan animo masyarakat sendiri jauh lebih besar, terbukti dari pengalaman tahun lalu hampir 25.000 orang yang mendaftar secara daring.
“Peminat Semarang 10K ini sangat besar, sampai 1 banding 10. Makanya kami siapkan qualifier agar pelari-pelari cepat benar-benar bisa hadir di sini,” jelasnya.
Selain kategori umum, panitia juga membuka kelas internasional, nasional, master, hingga pelajar yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang. Sementara nilai hadiah ditingkatkan dari Rp300 juta tahun lalu menjadi Rp434 juta pada tahun ini.










