Jepara  

Luar Biasa! 6 Warisan Budaya Jepara Sukses Tembus Jadi WBTb Nasional 2025

KETERANGAN: Pengumuman hasil sidang oleh tim ahli WBTb dari Kementerian Kebudayaan RI, melalui zoom meeting pada Jumat (10/10) dari Jakarta. (DOK. DISPARBUD/JOGLO JATENG)

Sementara Pindang Serani menjadi kuliner khas para nelayan yang kini identik dengan Jepara. Horog-horog, makanan berbahan sagu, juga menyimpan sejarah panjang sejak masa pendudukan Jepang, dan hingga kini masih disajikan untuk tamu kehormatan di pendopo kabupaten.

Tradisi Baratan Kalinyamatan diyakini merupakan peninggalan Ratu Kalinyamat, sedangkan Memeden Gadhu menjadi bagian dari budaya agraris masyarakat petani Jepara.

Menurut Ali, proses penetapan WBTb tidaklah mudah. Diperlukan penelitian, dokumentasi, dan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan tradisi.

“Pemerintah melalui Disparbud Jepara berkomitmen melestarikan kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas Jepara,” tegasnya.

Setelah keenam unsur tersebut resmi ditetapkan, maka Jepara memiliki total 15 WBTb. Sebelumnya, seni ukir lebih dulu ditetapkan pada 2015, disusul Lomban, Perang Obor, dan Jembul Tulakan (2020), Tenun Troso (2022), Kentrung dan Emprak (2023), serta Macan Kurung dan Barikan (2024). (oka/gih)