SEMARANG, Joglo Jateng – Pondok Pesantren Askhabul Kahfi dan Pondok Pesantren Roudlotul Muttaqin, Semarang menggelar Kirab Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025. Acara ini diikuti oleh lebih dari 3000 santri dan dimulai dari Sirkuit Mijen Kota Semarang, kemudian berakhir di Kampus 4 Putra Pondok Pesantren Askhabul Kahfi.
Kirab Kebangsaan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat Resolusi Jihad NU dan memperingati peran penting para ulama, kiai, dan santri dengan penuh keikhlasan telah menyerukan jihad fi sabilillah untuk mengusir penjajah dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Acara ini juga menjadi simbol kebersamaan antara santri dan pesantren bahwa perjuangan mereka tidak hanya untuk agama. Tetapi juga untuk bangsa dan negara Indonesia yang berdaulat, berilmu, dan berakhlak mulia.
“Acara ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya, khususnya nikmat iman, Islam sehingga dapat memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 dengan penuh sukacita,” kata Gus Muhammad Rikza Saputra, perwakilan keluarga besar Ponpes Askhabul Kahfi, dalam pidato sambutannya, belum lama ini.
Ia menambahkan, kirab kebangsaan ini menjadi bagian dari syiar agama dan pesantren. Sekaligus menjadi momentum tahadduts bin ni’mah dan doa bersama.










