PURWOREJO, Joglo Jateng – Memasuki musim penghujan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Purworejo, mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan untuk melakukan identifikasi atau pengecekan lingkungan sekolah. Pengecekan tersebut sebagai upaya agar dapat melakukan pencegahan bencana alam yang bisa saja terjadi.
Imbauan itu disampaikan oleh Kepala Dindikbud Purworejo Yudhie Agung Prihatno melalui Kabid Pengolaan dan Perijinan Pendidikan, Sigit Supriyanto saat ditemui di kantornya, Rabu (29/10/2025). Kemungkinan bencana alam yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Purworejo adalah banjir dan tanah longsor.
“Kami mengimbau seluruh satuan pendidikan agar membersihkan saluran air supaya tidak mampet. Berikutnya, satuan pendidikan diharapkan untuk mengecek atap dan bangunan agar tidak ada kondisi yang membahayakan,” imbau Sigit.
Imbauan ketiga, sekolah yang rawan banjir diminta untuk menempatkan aset-aset seperti buku, barang-barang elektronik dan barang berharga lainnya di tempat lebih tinggi. Agar ketika air masuk tidak mengenai atau menjangkau ke aset-aset tersebut.
“Kami juga mengimbau agar setelah jam pelajaran selesai, anak-anak diminta segera pulang ke rumah karena musim hujan. Kalau hujan, jangan berteduh di bawah pohon atau papan reklame,” kata Sigit.
Dia menegaskan, imbauan-imbauan tersebut untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menghadapi musim penghujan yang curah nya tinggi. Pihak Dikbud, tambah Sigit, berkomitmen menjaga agar semua anak didik dan satuan pendidikan aman dan nyaman. (mrn).










