Kudus  

‎‎Pesantren Jadi Wadah Tumbuhkan Politik Beretika dan Sejahtera

‎SAMPAIKAN: Plt Kepala Bakesbangpol Kudus, Andreas saat menyampaikan pesan kepada kalangan pesantren dan madrasah, untuk lebih memahami arti penting pendidikan politik. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

‎‎KUDUS, Joglo Jateng – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kudus mendorong masyarakat, khususnya kalangan pesantren dan madrasah, untuk lebih memahami arti penting pendidikan politik yang beretika dan berbudaya. Langkah itu diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Masyarakat yang digelar di Aula Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an, Sabtu (8/11).

‎‎Kegiatan yang diikuti sekitar seratus peserta ini mengusung tema Politik untuk Kemaslahatan dan Meningkatkan Kesejahteraan Sosial. Acara dihadiri Plt Kepala Bakesbangpol Kudus, Andreas, serta Wakil Ketua DPRD Kudus, H. Mukhasiron, S.Ag yang turut menjadi narasumber dan jajaran lainnya.

‎‎Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Bakesbangpol Kudus, Andreas menegaskan, politik semestinya dijalankan dengan nilai moral dan kebudayaan bangsa. Bukan semata-mata perebutan kekuasaan. Ia menilai, pendidikan politik yang baik akan menumbuhkan masyarakat yang cerdas secara sosial dan beretika dalam berpartisipasi di ruang demokrasi.

‎‎”Pendidikan politik tidak hanya mengenalkan sistem kekuasaan, tetapi juga membentuk cara pandang dan sikap politik yang bertanggung jawab. Masyarakat harus memahami untuk apa kekuasaan itu digunakan dan bagaimana cara memperjuangkannya secara bermartabat,” tuturnya.

‎‎Andreas menjelaskan, ada tiga pilar utama dalam membangun politik yang sehat. Yakni budaya politik, etika politik, dan prinsip demokrasi.

Budaya politik mencerminkan kesadaran masyarakat dalam bernegara dan mengambil keputusan bersama. Sedangkan etika politik menjadi batas moral agar kehidupan politik tidak kehilangan arah.

‎‎”Etika politik itu tumbuh dari hati nurani, bukan semata aturan tertulis. Tanpa etika, demokrasi akan kehilangan ruhnya dan berpotensi menimbulkan perpecahan,” imbuhnya.