KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Masyarakat di Aula Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) setempat, Minggu (9/11). Kegiatan itu sebagai upaya memperkuat kesadaran politik masyarakat sekaligus menumbuhkan etika dan budaya politik yang sehat.
Kegiatan dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari kepala Raudhatul Athfal (RA), organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dan PMII. Hingga tokoh masyarakat.
Plt Kepala Bakesbangpol Kudus, Andrias Wahyu Adi Setiawan dalam sambutannya menyampaikan, pendidikan politik merupakan bagian penting dari upaya membangun kesadaran berbangsa dan bernegara. Dimana hal itu berlandaskan nilai moral serta kejujuran.
Menurutnya, politik harus dipahami sebagai sarana untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Bukan sebagai alat untuk memecah belah masyarakat.
”Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat wawasan kebangsaan. Di era digital saat ini, pemahaman politik yang benar sangat penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan,” ujar Andrias.

Ia menegaskan, Bakesbangpol Kudus terus berkomitmen melaksanakan pendidikan politik secara berkelanjutan agar masyarakat Kudus memiliki kesadaran politik yang matang, kritis, namun tetap beretika. Dengan demikian, demokrasi dapat berjalan sehat dan berakar kuat pada nilai-nilai Pancasila.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus, H. Mukhasiron, S.Ag, yang turut menjadi narasumber, menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses politik. Ia mengatakan, demokrasi yang kuat hanya dapat terwujud bila rakyat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
”Politik yang sehat harus mencerminkan kepedulian terhadap kepentingan publik, bukan sekadar kepentingan pribadi atau kelompok. Di sinilah peran masyarakat dibutuhkan untuk menjadi pengawal moral dan etika dalam kehidupan demokrasi,” terangnya.
Mukhasiron juga mengapresiasi langkah Bakesbangpol Kudus yang terus menggandeng berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan pendidikan politik. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi wadah penting untuk memperkuat semangat kebangsaan, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga keutuhan NKRI.
”Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga legislatif, dan masyarakat, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dapat semakin tertanam kuat di hati setiap warga Kudus,” pungkasnya. (adm/fat)










