Kudus  

Soroti Relokasi Pasar Bitingan, Akademisi UMKU: Pemerintah Wajib Dialog dan Dampingi Pedagang

Kepala Program Studi Ekonomi Syariah UMKU, Yunus Mustaqim memberikan tanggapan terkait relokasi Pasar Bitingan
‎‎Kepala Program Studi Ekonomi Syariah UMKU, Yunus Mustaqim. (HUMAS/JOGLO JATENG)

Pastikan Kesiapan Fasilitas

Sebelum eksekusi pemindahan dilakukan, Yunus mendesak pemerintah memastikan kesiapan Pasar Saerah. Hal-hal krusial seperti ketersediaan kios, fasilitas pendukung, kebersihan, tata ruang, hingga kejelasan skema harga sewa harus diselesaikan di awal.

“Pasar Saerah harus dipastikan siap. Fasilitas, ruang usaha, dan skema sewa perlu dibicarakan matang agar tidak memicu gejolak,” imbuhnya.

Pemerintah Harus Hadir Mendampingi

Lebih jauh, Yunus menyoroti pentingnya peran pemerintah di masa transisi. Ia meminta Pemkab memberikan pendampingan intensif untuk merespons cepat segala permasalahan yang mungkin muncul saat pedagang mulai menempati lokasi baru.

“Pemerintah harus hadir mendampingi sampai pedagang benar-benar merasa nyaman. Jika ada keluhan, harus cepat dicari solusinya. Itu bentuk pelayanan publik yang ideal,” tuturnya.

Ia berharap relokasi ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah dan masyarakat harus bersatu, duduk bersama, dengan tujuan yang sama,” pungkasnya. (adm/fat)